Banner Website
Peristiwa

Anak 6 Tahun Diserang Buaya di Sungai Batang Kuantan, Warga Hentikan Aktivitas Mandi Sungai

58
×

Anak 6 Tahun Diserang Buaya di Sungai Batang Kuantan, Warga Hentikan Aktivitas Mandi Sungai

Sebarkan artikel ini
Anak 6 Tahun Diserang Buaya di Sungai Batang Kuantan, Warga Hentikan Aktivitas Mandi Sungai
Ilustrasi serangan buaya. (TN/Free)

Taktiknews.com, Kuansing – Ancaman satwa liar di aliran Sungai Batang Kuantan kembali memakan korban. Seorang anak perempuan berusia enam tahun dilaporkan diserang buaya saat mandi di sungai yang berada di Desa Koto Kombu, Kecamatan Hulu Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, Rabu (14/1/2026) sore.

Korban inisial S, warga setempat. Insiden mencekam itu terjadi sekitar pukul 18.10 WIB, ketika korban berada di sungai bersama ibu, nenek, dan adiknya.

Berdasarkan keterangan Kepolisian, peristiwa bermula saat korban turun ke sungai untuk mandi. Tanpa diduga, seekor buaya tiba-tiba muncul dan menggigit bagian paha kiri korban. Melihat kejadian tersebut, ibu korban secara spontan melakukan upaya penyelamatan hingga korban berhasil dilepaskan dari serangan satwa buas tersebut.

Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana melalui Kapolsek Hulu Kuantan AKP P. Aris Suranta menjelaskan, kecepatan keluarga dalam menolong korban menjadi faktor utama yang menyelamatkan nyawa anak tersebut.

“Korban langsung dievakuasi oleh pihak keluarga dan dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis,” ujar AKP Aris Suranta.

Korban kemudian dirujuk ke Klinik Azam Medika di Desa Lubuk Ambacang. Hasil pemeriksaan medis menunjukkan luka gigitan pada paha kiri korban harus ditangani dengan 10 jahitan. Saat ini, kondisi korban dilaporkan sadar dan masih menjalani perawatan lanjutan.

Menanggapi kejadian tersebut, pihak kepolisian mengeluarkan peringatan serius kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di sepanjang aliran Sungai Batang Kuantan. Warga diminta meningkatkan kewaspadaan serta tidak membiarkan anak-anak bermain atau mandi di sungai.

“Kami mengimbau masyarakat untuk sementara waktu menghentikan aktivitas mandi di sungai, terutama menjelang sore hingga malam hari. Potensi kemunculan buaya cukup tinggi dan keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama,” tegas Kapolres melalui Kapolsek.

Sebagai langkah pencegahan, Polres Kuantan Singingi telah melakukan pendataan kejadian serta berkoordinasi dengan pemerintah desa dan instansi terkait guna menyampaikan imbauan kamtibmas kepada warga, sekaligus mengantisipasi kejadian serupa terulang kembali.

Pihak kepolisian terus hadir di tengah masyarakat dalam memberikan perlindungan dan rasa aman, khususnya menghadapi meningkatnya potensi konflik antara manusia dan satwa liar di wilayah perairan Kuantan Singingi.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *