Banner Website
Daerah

Wali Kota Pekanbaru Sahur Bareng 2.000 Ojol, Soroti Kesejahteraan dan Bagi 6 Motor

55
×

Wali Kota Pekanbaru Sahur Bareng 2.000 Ojol, Soroti Kesejahteraan dan Bagi 6 Motor

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Pekanbaru Sahur Bareng 2.000 Ojol, Soroti Kesejahteraan dan Bagi 6 Motor
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, dalam kegiatan Sahur on the Road yang dipusatkan di Lapangan Purna MTQ Pekanbaru, Minggu (1/3/2026) dini hari, sekitar 2.000 driver dari berbagai aplikasi berkumpul dan mengikuti rangkaian acara hingga Salat Subuh berjamaah. TN/MC

Taktiknews.com, Pekanbaru – Momentum Ramadan 1447 Hijriah dimanfaatkan Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, untuk memperkuat silaturahmi sekaligus menyoroti isu kesejahteraan pengemudi ojek online (ojol). Dalam kegiatan Sahur on the Road yang dipusatkan di Lapangan Purna MTQ Pekanbaru, Minggu (1/3/2026) dini hari, sekitar 2.000 driver dari berbagai aplikasi berkumpul dan mengikuti rangkaian acara hingga Salat Subuh berjamaah.

Kehadiran orang nomor satu di Pekanbaru itu menjadi sorotan. Mengenakan jaket khas driver ojol, Agung berbaur tanpa sekat, menyapa, berbincang, hingga melayani permintaan swafoto dari para pengemudi yang memadati lapangan di Jalan Jenderal Sudirman tersebut.

Kegiatan dimulai dengan santap sahur bersama di area lapangan. Suasana kebersamaan begitu terasa ketika wali kota duduk sejajar dengan para driver, menikmati hidangan sederhana tanpa protokoler berlebihan.

Usai sahur, ribuan pengemudi melanjutkan agenda dengan konvoi sepeda motor menyusuri Jalan Jenderal Sudirman menuju Masjid Agung An Nur di Jalan Hangtuah. Rombongan bergerak tertib sebelum akhirnya melaksanakan Salat Subuh berjamaah di masjid kebanggaan masyarakat Riau tersebut.

Salah seorang driver, Iman, mengaku terkesan bisa terlibat langsung dalam kegiatan itu. Ia bahkan sempat mengabadikan momen bersama wali kota.

“Tidak menyangka bisa sahur bareng dan konvoi sampai ke Masjid Agung. Ini pengalaman yang berbeda,” ujarnya.

Di balik kemeriahan acara, Agung menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang kumpul komunitas. Ia menyoroti pentingnya perhatian terhadap kesejahteraan driver ojol yang selama ini menjadi bagian penting roda ekonomi kota.

Menurutnya, Ramadan harus menjadi momentum berbagi dan memperkuat solidaritas sosial. Dalam kegiatan tersebut, para driver menerima santunan yang bersumber dari Baznas untuk membantu kebutuhan selama bulan puasa.

Menariknya, driver nonmuslim yang turut hadir tetap mendapatkan perhatian. Agung menyatakan bantuan untuk mereka diberikan secara pribadi sebagai bentuk kebersamaan lintas keyakinan.

“Semua tetap kita rangkul. Ini bukan hanya soal ibadah, tapi soal kebersamaan dan kepedulian,” tegasnya.

Isu paling menonjol dalam kegiatan ini adalah komitmen konkret pemerintah kota dalam membantu pengemudi yang masih menghadapi kendala operasional. Agung mengungkapkan telah menyiapkan enam unit sepeda motor untuk driver yang membutuhkan.

Satu unit diserahkan langsung pada momen Sahur on the Road, sementara lima unit lainnya akan didistribusikan setelah proses verifikasi calon penerima.

Ia menyoroti fakta bahwa masih ada driver di Pekanbaru yang harus menyewa motor untuk bekerja setiap hari. Kondisi itu dinilai membebani penghasilan mereka.

“Motor ini akan diberikan kepada driver yang benar-benar paling membutuhkan, terutama yang masih menyewa kendaraan untuk mencari nafkah,” jelasnya.

Langkah ini dinilai sebagai bentuk keberpihakan terhadap pekerja sektor informal yang selama ini menopang mobilitas masyarakat kota.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *