Taktiknews.com, Pekanbaru – Penguatan peran keluarga dan literasi digital menjadi sorotan utama dalam Tabligh Akbar Ramadhan 1447 Hijriah yang digelar Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bengkalis, Kamis (26/2/2026) pagi, di Masjid Agung Istiqomah.
Kegiatan ini merupakan sesi kedua dari empat rangkaian tabligh akbar yang telah dijadwalkan sepanjang Ramadhan tahun ini. Pada pelaksanaan kali ini, agenda keagamaan tersebut diamanahkan kepada Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Bengkalis bersama Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), dengan dukungan sejumlah organisasi perempuan lainnya.
Mengangkat tema โMenjemput Ampunan, Meraih Kemuliaan di Bulan Penuh Berkahโ, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi spiritual, tetapi juga momentum mempertegas peran perempuan dalam membangun keluarga religius dan adaptif di tengah tantangan era digital.
Sejak pagi hari, ratusan jamaah telah memadati masjid untuk mengikuti rangkaian ibadah sunnah secara berjemaah, mulai dari shalat taubat, dhuha, hingga tasbih. Ibadah dipimpin Imam Budi Rahmat dengan suasana yang berlangsung khusyuk dan penuh kekhidmatan.
Atmosfer religius terasa kental, mencerminkan antusiasme masyarakat Bengkalis dalam menyambut bulan suci sebagai momen introspeksi dan pembenahan diri.
Dalam tausiahnya, Ustaz Marhailas menekankan bahwa Ramadhan merupakan kesempatan emas bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan.
Menurutnya, bulan suci bukan sekadar ritual tahunan, melainkan ruang refleksi untuk memperbanyak istighfar, memperkuat kepedulian sosial, serta memperbaiki hubungan antarsesama.
โRamadhan adalah waktu terbaik untuk membersihkan hati, memperbaiki akhlak, dan mempererat ukhuwah,โ pesannya di hadapan jamaah.
Ketua TP PKK Kabupaten Bengkalis Siti Aisyah, dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wakil Ketua III Akna Juita, menegaskan pentingnya keluarga sebagai benteng utama pembentukan karakter generasi.
Ia menyoroti tantangan penggunaan teknologi di tengah masyarakat modern. Perempuan, sebagai pendidik utama di lingkungan rumah tangga, dinilai memiliki peran strategis dalam mengarahkan anak-anak agar bijak dalam memanfaatkan perangkat digital.
โRamadhan harus menjadi titik awal membangun kebiasaan ibadah di rumah, memperkuat budaya membaca Al-Qurโan, sekaligus menanamkan etika dalam bermedia sosial,โ ujar Akna.
Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi antarorganisasi perempuan guna menciptakan keluarga yang harmonis, religius, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai moral.
Tak hanya ceramah dan ibadah, tabligh akbar ini juga dirangkaikan dengan penyaluran paket sembako bagi masyarakat kurang mampu. Bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi GOW bersama TP PKK, Dharma Wanita Persatuan (DWP), BKMT, PP PAUD, serta IWAPI Kabupaten Bengkalis.
Pembagian sembako ini menjadi simbol kepedulian sosial sekaligus penguat pesan bahwa Ramadhan adalah bulan berbagi dan menebar keberkahan.
Rangkaian Tabligh Akbar Ramadhan 1447 H masih akan berlanjut pada 4 Maret dan 11 Maret 2026, dengan kepanitiaan yang dijalankan secara bergilir oleh organisasi perempuan lainnya di Kabupaten Bengkalis.
Melalui kegiatan ini, GOW Kabupaten Bengkalis berharap nilai-nilai spiritual Ramadhan tidak hanya dirasakan secara personal, tetapi juga berdampak pada penguatan keluarga dan kehidupan sosial masyarakat secara luas.***















