Taktiknews.com, Pekanbaru – Penantian panjang ribuan tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau akhirnya berujung kepastian. Sebanyak 2.505 tenaga honorer resmi diangkat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu, setelah menerima Surat Keputusan (SK) dari Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto.
Prosesi penyerahan SK berlangsung di Halaman Gedung Daerah Riau, Rabu (24/12/2025), dan menjadi momen bersejarah bagi para honorer yang selama ini mengabdi tanpa status kepegawaian yang pasti.
Dari total PPPK Paruh Waktu yang ditetapkan, 539 orang berasal dari tenaga pendidik, yang akan memperkuat sektor pendidikan di berbagai daerah. Sementara itu, 300 orang merupakan tenaga kesehatan yang diproyeksikan meningkatkan kualitas layanan medis, dan selebihnya merupakan tenaga teknis yang menopang roda administrasi serta operasional pemerintahan.
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, menegaskan bahwa pengangkatan ini bukan sekadar formalitas atau perubahan status kerja. Ia menyebut, pengangkatan PPPK harus dimaknai sebagai amanah negara yang diiringi tanggung jawab besar.
“Ini bukan hanya soal SK atau pelantikan. Negara telah memberikan kepercayaan, dan itu harus dijaga dengan integritas serta kinerja yang nyata,” tegasnya.
Ia juga menyoroti isu krusial pasca-pengangkatan, yakni konsistensi disiplin dan etos kerja. Menurutnya, status sebagai PPPK tidak boleh membuat semangat kerja menurun, justru harus menjadi pemicu untuk meningkatkan profesionalisme.
“Siapa pun pimpinan kita, pasti akan menilai dari kejujuran dan kesungguhan bekerja. Kalau itu dijaga, kepercayaan akan datang dengan sendirinya,” ujarnya.
SF Hariyanto mengingatkan bahwa pengangkatan PPPK Paruh Waktu bukan akhir dari perjuangan honorer, melainkan awal dari tuntutan kinerja yang lebih tinggi. Ia meminta seluruh PPPK menunjukkan dedikasi terbaik demi peningkatan pelayanan publik di Provinsi Riau.
Selain itu, ia berharap euforia pengangkatan tidak menggerus kedisiplinan. Menurutnya, birokrasi yang kuat hanya dapat dibangun oleh aparatur yang bertanggung jawab dan konsisten dalam bekerja.
“Hari ini kita melihat wajah-wajah bahagia. Tapi ingat, kalian kini bagian dari pemerintahan. Jaga integritas, tetap semangat, jangan lengah, dan buktikan bahwa kalian memang layak,” pungkasnya.
Pengangkatan ribuan PPPK Paruh Waktu ini menjadi langkah strategis Pemprov Riau dalam menata status tenaga honorer sekaligus memperkuat pelayanan dasar di bidang pendidikan, kesehatan, dan administrasi pemerintahan.***













