Taktiknews.com, Pekanbaru – Pemerintah Provinsi Riau kembali melakukan penyegaran jabatan strategis. Renaldi resmi dipercaya menduduki posisi Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Provinsi Riau dalam pelantikan pejabat eselon II yang dipimpin langsung Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, Kamis (5/2/2026).
Prosesi pelantikan digelar di Balai Pauh Janggi, Gedung Daerah Provinsi Riau, dan turut disaksikan Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi, Ketua DPRD Riau Kaderismanto, serta Wakil Ketua DPRD Riau Ahmad Tarmizi. Pelantikan ini menandai kelanjutan hasil asesmen Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) yang telah dilaksanakan Pemprov Riau.
Selain Renaldi, jabatan Direktur RSUD Arifin Achmad kini resmi diemban Yusi Prastiningsih. Keduanya merupakan bagian dari 15 pejabat hasil asesmen yang disiapkan untuk mengisi posisi strategis di lingkungan Pemprov Riau.
Sebelumnya, sebagian besar pejabat hasil seleksi telah lebih dahulu dilantik pada akhir Januari lalu. Namun pelantikan Renaldi dan Yusi Prastiningsih sempat tertunda karena alasan teknis dan administratif. Setelah seluruh persyaratan terpenuhi, keduanya akhirnya resmi dilantik pada hari ini.
Dalam arahannya, SF Hariyanto menegaskan bahwa jabatan struktural bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah besar yang menuntut loyalitas, integritas, dan kerja kolektif. Ia menekankan bahwa tantangan pemerintahan ke depan semakin berat, terutama dalam upaya meningkatkan pendapatan daerah dan memperkuat tata kelola pemerintahan.
โKepercayaan ini harus dijawab dengan kinerja nyata. Target pendapatan daerah tidak akan tercapai jika kita bekerja sendiri-sendiri. Kunci utamanya adalah kekompakan dan kerja sungguh-sungguh,โ tegas SF Hariyanto.
Plt Gubernur Riau juga mengingatkan bahwa pelantikan bukanlah akhir dari proses penilaian. Ia memastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pejabat yang baru dilantik dalam kurun waktu enam bulan ke depan.
Menurutnya, pemerintah tidak akan ragu mengambil langkah tegas apabila pejabat yang bersangkutan tidak menunjukkan kinerja yang optimal sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
โSemua sudah melalui proses seleksi dan asesmen dengan rekam jejak yang jelas. Jika dalam enam bulan ke depan kinerjanya tidak maksimal, tentu akan kami evaluasi dan lakukan penyesuaian,โ ujarnya.
Pelantikan ini diharapkan mampu memperkuat kinerja organisasi perangkat daerah, meningkatkan sinergi antara eksekutif dan legislatif, serta mendorong percepatan pencapaian target pembangunan Provinsi Riau ke depan.













