Banner Website
Daerah

Relawan Kebencanaan di Riau Perlu Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan

16
×

Relawan Kebencanaan di Riau Perlu Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan

Sebarkan artikel ini
BPJS Ketenagakerjaan Lindungi 22.576 Pekerja MBG Riau
BPJS Ketenagakerjaan memperkuat perlindungan bagi 22.576 pekerja Program Makan Bergizi Gratis di Riau melalui jaminan sosial ketenagakerjaan. (TN/RLS)

Taktiknews.com, Pekanbaru – Tingginya risiko yang dihadapi relawan saat bertugas di lokasi bencana menjadikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan sebagai kebutuhan penting.

Hal ini mengemuka dalam deklarasi pembentukan organisasi relawan sosial dan kemanusiaan Squad Siaga Bencana Riau (SSBR) yang digelar di Ballroom Hotel Angkasa Garden, Pekanbaru, Sabtu (30/5/2026).

Kegiatan tersebut turut menghadirkan BPJS Ketenagakerjaan Pekanbaru Panam yang memberikan sosialisasi mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial bagi relawan kebencanaan yang terlibat langsung dalam berbagai kegiatan kemanusiaan dan penanggulangan bencana.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pekanbaru Panam, Ruszian Dedy, mengatakan relawan kebencanaan merupakan kelompok pekerja yang memiliki risiko tinggi saat menjalankan tugas kemanusiaan, mulai dari proses evakuasi korban, distribusi bantuan, hingga penanganan pascabencana.

“Relawan sering berada di garis terdepan ketika terjadi bencana. Dalam menjalankan tugas kemanusiaan tersebut tentu terdapat berbagai risiko, baik kecelakaan kerja maupun risiko fatal lainnya. Karena itu, perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan menjadi sangat penting agar para relawan dan keluarganya mendapatkan jaminan apabila terjadi risiko saat bertugas,” ujar Ruszian Dedy.

Menurutnya, melalui program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), para relawan dapat memperoleh perlindungan yang memberikan rasa aman selama menjalankan misi kemanusiaan di lapangan.

“Semangat kerelawanan harus didukung dengan perlindungan yang memadai. Jangan sampai relawan yang mengorbankan waktu, tenaga, bahkan keselamatannya untuk membantu masyarakat justru tidak memiliki perlindungan ketika terjadi risiko kerja. BPJS Ketenagakerjaan siap mendukung organisasi-organisasi relawan agar para anggotanya terlindungi,” katanya.

Sementara itu, Organisasi Squad Siaga Bencana Riau (SSBR) resmi mendeklarasikan kepengurusan sebagai wadah relawan yang berkomitmen berperan aktif dalam penanggulangan bencana dan kegiatan kemanusiaan di Provinsi Riau.

Dalam susunan kepengurusan yang diumumkan, Helena Reza Putri, S.Si dipercaya sebagai Ketua Umum, Ir. Heri Atrianto, ST sebagai Sekretaris Jenderal, Vivie Febrianty, S.Pd sebagai Wakil Sekretaris, dan Nurpendy sebagai Bendahara Umum.

Ketua Umum SSBR, Helena Reza Putri, mengatakan organisasi tersebut dibentuk untuk mewadahi para relawan dari berbagai latar belakang agar dapat bergerak secara terorganisir dalam membantu masyarakat, khususnya saat menghadapi situasi bencana.

“SSBR hadir sebagai wadah bagi para relawan yang memiliki kepedulian sosial dan kemanusiaan. Ke depan, kami ingin membangun sinergi dengan seluruh pihak agar dapat memberikan kontribusi nyata dalam upaya penanggulangan bencana di Riau,” ujarnya.

Dalam deklarasi tersebut, SSBR juga membacakan tujuh poin tekad organisasi yang menjadi landasan pengabdian, di antaranya menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat saat terjadi bencana, membangun solidaritas dan jiwa kerelawanan, serta bersinergi dengan pemerintah, TNI, Polri, BPBD, Basarnas, PMI, dan berbagai elemen masyarakat lainnya.

Melalui kolaborasi antara organisasi relawan dan BPJS Ketenagakerjaan, diharapkan para relawan kebencanaan di Riau dapat menjalankan tugas kemanusiaan dengan lebih aman, terlindungi, dan berkelanjutan dalam mendukung kesiapsiagaan daerah menghadapi berbagai potensi bencana.***

Banner Website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *