Taktiknews.com, Pekanbaru – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama BUMD PT Riau Pangan Bertuah kembali menggencarkan operasi pasar murah guna menjaga ketersediaan bahan pokok di tengah masyarakat.
Pada pekan ini, kegiatan tersebut akan digelar di lima lokasi berbeda yang tersebar di tiga kabupaten/kota di Riau. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Riau, M Taufiq Oesman Hamid melalui Kabid Perdagangan Dalam Negeri, Tetty Nurdianti.
“Sama seperti pekan sebelumnya, digelar selama 5 hari dalam sepekan. Namun, jika sebelumnya satu pekan hanya 1 kabupaten dan selebihnya di Kota Pekanbaru, pekan ini akan digelar pada 3 kabupaten,” kata Tetty Nurdianti.
Adapun jadwal pelaksanaan dimulai pada Senin, 13 April di Halaman Kantor Kelurahan Minas Jaya, Kecamatan Siak, Kabupaten Siak. Selanjutnya, Selasa, 14 April kegiatan berlangsung di Halaman Kantor Lurah Pebatuan, Kecamatan Kulim, Kota Pekanbaru.
Berikutnya pada Rabu, 15 April, operasi pasar murah digelar di Halaman Kantor Desa Tarai Bangun, Kecamatan Kampar. Kemudian Kamis, 16 April, kegiatan berpindah ke Halaman Ramayana di Kabupaten Pelalawan.
“Pada hari Rabu, 15 April akan digelar di Halaman Kantor Desa Tarai Bangun, Kecamatan Kampar, pada Kamis, 16 April di Halaman Ramayana Kabupaten Pelalawan,” ungkapnya.
Rangkaian kegiatan ditutup pada Jumat, 17 April di Halaman Kantor Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru.
Menurut Tetty, operasi pasar murah ini bertujuan menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.
“Dengan adanya operasi pasar murah ini, kami ingin menjaga dan memastikan ketersediaan bahan pokok, kelancaran distribusi dan kestabilan harga di masyarakat dalam memenuhi kebutuhan,” kata Tetty.
Ia juga mengimbau masyarakat yang ingin berbelanja agar datang sesuai jadwal dan mengantre dengan tertib. Kegiatan pasar murah dimulai pukul 08.30 WIB.
“Pasar murah akan digelar pada pukul 08.30 wib. Kita harapkan masyarakat dapat mengantre dengan tertib. Dan kami mengimbau agar membawa kantong belanja dari rumah, untuk mengurangi penggunaan kantong plastik,” pungkasnya.
Dalam operasi pasar murah ini, sejumlah bahan pokok dijual dengan harga terjangkau. Beras SPHP dibanderol Rp60.000 per 5 kilogram. Beras Anak Daro dan Sokan kemasan 10 kilogram dijual Rp165.000, sementara kemasan 5 kilogram dibanderol Rp83.000.
Selain itu, minyak goreng Minyakita dijual Rp15.500 per kemasan. Garam Krista Rp2.000 per 200 gram, garam Nusantara Rp2.000 per 250 gram, serta tepung Segitiga Biru Rp13.000 per bungkus.
Untuk komoditas seperti cabai merah, bawang merah, bawang putih, kentang, serta telur ayam, harga menyesuaikan dengan harga petani dan kondisi pasar terkini.***











