Banner Website
Ekonomi & Bisnis

Jelang Lebaran 1447 H, Harga Minyakita dan Bawang di Pekanbaru Tetap Stabil

51
×

Jelang Lebaran 1447 H, Harga Minyakita dan Bawang di Pekanbaru Tetap Stabil

Sebarkan artikel ini
Jelang Lebaran 1447 H, Harga Minyakita dan Bawang di Pekanbaru Tetap Stabil
Harga Minyak Goreng. (Taktiknews/Free)

Taktiknews.com, Pekanbaru – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, aktivitas perdagangan bahan pokok di Kota Pekanbaru semakin ramai. Lonjakan permintaan mulai terlihat di sejumlah pasar tradisional, namun menariknya harga beberapa komoditas penting justru masih bertahan stabil.

Berdasarkan pantauan pada Jumat (20/3/2026), harga minyak goreng merek Minyakita masih berada di kisaran Rp16.000 per liter. Sementara itu, harga bawang merah dan bawang putih terpantau stabil di angka Rp37.000 per kilogram.

Kondisi ini menjadi sorotan karena di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Lebaran, harga tidak mengalami lonjakan signifikan. Stabilitas ini dipengaruhi oleh ketersediaan stok yang mencukupi serta distribusi yang berjalan lancar dari daerah pemasok.

Di Pasar Sail Pekanbaru, aktivitas jual beli mulai menunjukkan peningkatan dibanding hari-hari biasa. Warga tampak mulai berbelanja kebutuhan dapur untuk persiapan hari raya, namun tidak diiringi dengan kenaikan harga yang berarti.

Seorang pedagang, Paim Bangun, mengungkapkan bahwa hingga saat ini harga minyak goreng dan bawang masih terkendali. Menurutnya, kondisi tersebut tidak lepas dari pasokan yang tetap terjaga.

“Permintaan memang sudah naik, tapi harga minyak goreng dan bawang masih stabil. Stok masih cukup dan distribusi juga lancar,” ujarnya.

Ia menambahkan, selama tidak ada gangguan pasokan, harga kemungkinan besar akan tetap berada di level yang sama hingga mendekati Lebaran.

Sementara itu, konsumen juga merasakan dampak positif dari stabilnya harga tersebut. Verawati, seorang ibu rumah tangga, mengaku lebih tenang dalam berbelanja kebutuhan dapur.

“Kalau harga masih stabil seperti ini, kami jadi tidak terlalu khawatir. Apalagi minyak goreng dan bawang itu kebutuhan utama saat memasak,” katanya.

Menurutnya, kestabilan harga sangat membantu dalam mengatur pengeluaran rumah tangga, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan menjelang Lebaran.

Secara umum, kondisi ini memberikan sinyal positif bagi pasar tradisional di Pekanbaru. Meskipun permintaan meningkat, kestabilan harga menunjukkan bahwa pasokan pangan masih terkendali. Pemerintah daerah diharapkan terus memantau distribusi agar situasi ini tetap terjaga hingga puncak perayaan Idulfitri.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *