TAKTIKNEWS.COM – Harga pembelian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit pekebun mitra swadaya di Provinsi Riau mengalami penurunan untuk periode 12–18 Agustus 2026. Penurunan tertinggi terjadi pada TBS tanaman umur 9 tahun, yakni sebesar Rp61,75 per kilogram atau sekitar 1,57 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Penetapan harga tersebut dilakukan dalam rapat Tim Penetapan Harga TBS yang digelar Dinas Perkebunan Provinsi Riau pada Selasa (11/8/2026). Rapat dipimpin Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Provinsi Riau Dr. Defris Hatmaja, SP, M.Si, bersama Tim Penetapan Harga.
Berdasarkan hasil kesepakatan tim, harga TBS tanaman umur 9 tahun untuk periode satu minggu ke depan ditetapkan sebesar Rp3.874,89 per kilogram. Harga tersebut berlaku mulai Rabu, 12 Agustus hingga Selasa, 18 Agustus 2026.
Penetapan harga TBS tetap mengacu pada Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pembelian Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Produksi Pekebun Mitra serta Keputusan Direktur Jenderal Perkebunan Nomor 144/Kpts./PP.320/E/12/2025 tentang Pedoman Umum Pembelian Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Produksi Pekebun Mitra.
Defris Hatmaja menjelaskan, penurunan harga TBS pada periode ini terutama dipengaruhi melemahnya harga kernel. Kondisi tersebut menjadi faktor utama yang menekan harga TBS pekebun mitra swadaya.
“Harga TBS yang ditetapkan tim untuk mitra swadaya mengalami penurunan. Penurunan harga minggu ini lebih disebabkan karena faktor turunnya harga kernel,” kata Defris, Selasa (11/8/2026).
Selain harga kernel, harga penjualan minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) juga mengalami penurunan sebesar Rp41,75 per kilogram dibandingkan pekan sebelumnya. Sementara itu, penurunan harga kernel mencapai Rp1.084,68 per kilogram.
Data penetapan harga menunjukkan harga rata-rata CPO yang digunakan tim sebesar Rp15.735,77 per kilogram, sedangkan harga kernel sebesar Rp14.443,32 per kilogram. Harga cangkang ditetapkan Rp24,45 per kilogram dengan indeks K sebesar 92,40 persen dan BOTL sebesar 0,77 persen.
Untuk harga CPO dan kernel, terdapat sejumlah pabrik kelapa sawit (PKS) yang tidak melakukan penjualan pada periode ini. Sesuai ketentuan Permentan Nomor 13 Tahun 2024 Pasal 16, harga yang digunakan dalam kondisi tersebut mengacu pada harga rata-rata tim.
Apabila masuk validasi kedua, harga yang digunakan adalah harga rata-rata KPBN.
“Pada periode ini, harga rata-rata CPO KPBN tercatat sebesar Rp15.725,00 per kilogram, sedangkan harga kernel KPBN sebesar Rp15.138,00 per kilogram,” jelasnya.
Rincian Harga TBS Mitra Swadaya
Untuk periode 12–18 Agustus 2026, harga TBS mitra swadaya berdasarkan umur tanaman ditetapkan sebagai berikut:
Umur 3 tahun: Rp3.000,19 per kilogram
Umur 4 tahun: Rp3.346,15 per kilogram
Umur 5 tahun: Rp3.591,04 per kilogram
Umur 6 tahun: Rp3.729,43 per kilogram
Umur 7 tahun: Rp3.813,54 per kilogram
Umur 8 tahun: Rp3.859,71 per kilogram
Umur 9 tahun: Rp3.874,89 per kilogram
Umur 10–20 tahun: Rp3.834,67 per kilogram
Umur 21 tahun: Rp3.770,22 per kilogram
Umur 22 tahun: Rp3.695,95 per kilogram
Umur 23 tahun: Rp3.611,50 per kilogram
Umur 24 tahun: Rp3.547,52 per kilogram
Umur 25 tahun: Rp3.495,06 per kilogram
Umur 26 tahun: Rp3.476,16 per kilogram
Umur 27 tahun: Rp3.446,96 per kilogram
Umur 28 tahun: Rp3.391,59 per kilogram
Umur 29 tahun: Rp3.350,88 per kilogram
Umur 30 tahun: Rp3.257,83 per kilogram.














