TaktikNews.com, Pekanbaru – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit milik petani mitra swadaya di Provinsi Riau kembali melemah. Penurunan ini berlaku pada penetapan minggu kelima tahun 2026, untuk periode 11–24 Februari 2026, dan dinilai cukup berdampak pada pendapatan pekebun.
Keputusan penurunan harga tersebut dihasilkan dalam rapat resmi Tim Penetapan Harga TBS yang digelar Dinas Perkebunan Provinsi Riau pada 10 Februari 2026.
Isu utama dalam penetapan kali ini adalah anjloknya harga Crude Palm Oil (CPO), yang menjadi faktor dominan penekan harga TBS, meskipun harga kernel justru tercatat mengalami kenaikan.
Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Riau, Dr. Defris Hatmaja, SP, M.Si, mengungkapkan bahwa penurunan paling signifikan terjadi pada kelompok tanaman umur 9 tahun, yakni sebesar Rp 26,16 per kilogram atau turun sekitar 0,71 persen dibandingkan periode sebelumnya.
“Dengan koreksi tersebut, harga TBS untuk tanaman usia 9 tahun kini ditetapkan menjadi Rp 3.642,08 per kilogram dan berlaku selama dua minggu ke depan,” jelas Defris Kepada TaktikNews.com, Selasa (10/2/2026).
Menurutnya, meskipun harga inti sawit (kernel) mengalami kenaikan, penurunan tajam harga CPO membuat harga TBS tak mampu bertahan. Pada periode ini, harga rata-rata CPO tercatat Rp 14.766,77 per kilogram, sementara harga kernel mencapai Rp 13.739,00 per kilogram.
Dalam penetapan harga, tim masih berpedoman pada Peraturan Menteri Pertanian Nomor 13 Tahun 2024 serta Keputusan Dirjen Perkebunan Nomor 144 Tahun 2025, dengan rentang umur tanaman yang diperhitungkan mulai dari 3 hingga 30 tahun.
Selain itu, indeks K yang digunakan pada periode ini ditetapkan sebesar 92,23 persen, sementara harga cangkang berada di angka Rp 26,34 per kilogram.
Defris menegaskan, pemerintah daerah terus berupaya membenahi tata kelola penetapan harga TBS agar lebih transparan dan adil bagi seluruh pihak, terutama petani sawit.
“Perbaikan mekanisme ini merupakan komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan, dengan dukungan Pemerintah Provinsi Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau. Tujuannya jelas, agar sistem penetapan harga semakin kredibel dan bermuara pada peningkatan kesejahteraan petani,” tegasnya.
**Daftar Harga TBS Sawit Mitra Swadaya Riau
Periode 11–24 Februari 2026**
Umur 3 tahun: Rp 2.821,43/kg
Umur 4 tahun: Rp 3.145,92/kg
Umur 5 tahun: Rp 3.375,42/kg
Umur 6 tahun: Rp 3.505,22/kg
Umur 7 tahun: Rp 3.584,24/kg
Umur 8 tahun: Rp 3.627,54/kg
Umur 9 tahun: Rp 3.642,08/kg
Umur 10–20 tahun: Rp 3.604,55/kg
Umur 21 tahun: Rp 3.544,25/kg
Umur 22 tahun: Rp 3.474,70/kg
Umur 23 tahun: Rp 3.395,61/kg
Umur 24 tahun: Rp 3.335,69/kg
Umur 25 tahun: Rp 3.286,56/kg
Umur 26 tahun: Rp 3.268,86/kg
Umur 27 tahun: Rp 3.241,53/kg
Umur 28 tahun: Rp 3.189,68/kg
Umur 29 tahun: Rp 3.151,55/kg
Umur 30 tahun: Rp 3.064,38/kg
Indeks K: 92,23 persen
Harga CPO: Rp 14.766,77/kg
Harga Kernel: Rp 13.739,00/kg
Harga Cangkang: Rp 26,34/kg












Respon (1)