Taktiknews.com, Kuansing – Peredaran pengedar sabu target pelajar di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, berhasil diungkap Polsek Singingi Hilir. Empat orang pengedar narkotika jenis sabu ditangkap setelah diduga menjadikan kalangan pelajar sebagai sasaran peredaran barang haram tersebut.
Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan para ibu di Desa Sukamaju yang curiga dengan aktivitas peredaran narkoba di lingkungan mereka. Kekhawatiran itu muncul karena para pelaku diduga mulai membidik anak-anak sekolah sebagai pasar baru.
Laporan warga kemudian diteruskan oleh Bhabinkamtibmas kepada Kapolsek Singingi Hilir, Iptu Alferdo Krisnata Kaban. Polisi langsung bergerak melakukan penyelidikan intensif selama empat hari.
“Setelah melakukan pengintaian selama empat hari penuh, petugas akhirnya berhasil memetakan lokasi persembunyian para pelaku yang kerap berpindah tempat,” ujar Alferdo Kamis (23/4/2026).
Hasil penyelidikan mengarah ke sebuah pondok terpencil milik tersangka berinisial SL (48), yang diduga menjadi lokasi utama distribusi sabu. Saat penggerebekan dilakukan, polisi mendapati SL tengah menimbang dan membungkus sabu bersama tiga rekannya, yakni KN (40), BN (31), dan ND (39).
“Dalam penggerebekan tersebut, kami berhasil mengamankan barang bukti berupa lima paket sabu dengan berat kotor mencapai 23,31 gram. Selain narkotika, petugas juga menyita dua unit timbangan digital, plastik pembungkus siap edar, alat isap (bong), empat unit ponsel, serta uang tunai sebesar Rp 450.000 yang diduga hasil transaksi,” jelasnya.
Polisi menyebut keempat tersangka masuk dalam target Operasi Anti Narkotika (Antik) Lancang Kuning. Dari hasil pemeriksaan awal, SL diduga berperan sebagai pengendali jaringan peredaran sabu di wilayah Singingi Hilir dan sekitarnya.
Kapolsek menegaskan pengungkapan ini menjadi langkah penting untuk mencegah narkoba masuk lebih luas ke lingkungan sekolah dan kalangan remaja di pedesaan.
“Saat ini, keempat tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolsek Singingi Hilir untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kami berkomitmen akan terus mendalami jaringan ini hingga ke akarnya guna memastikan lingkungan sekolah di Kuansing tetap bersih dan aman dari jeratan narkoba,” tegasnya.***













