Banner Website
Daerah

RoRo Bengkalis Beralih ke E-Ticketing, Pemkab Siap Akhiri Antrean Panjang Pelabuhan

48
×

RoRo Bengkalis Beralih ke E-Ticketing, Pemkab Siap Akhiri Antrean Panjang Pelabuhan

Sebarkan artikel ini
RoRo Bengkalis Beralih ke E-Ticketing, Pemkab Siap Akhiri Antrean Panjang Pelabuhan
Ilustrasi RoRo yang lagi bersandar di pelabihan Bengkalis Beralih ke E-Ticketing. /Taktiknews/Indra

Taktiknews.com, Bengkalis – Pemerintah Kabupaten Bengkalis resmi bersiap menerapkan sistem tiket elektronik (e-ticketing) pada layanan penyeberangan kapal Roll-on/Roll-off (RoRo). Kebijakan ini menjadi langkah serius untuk mengatasi persoalan klasik pelabuhan, mulai dari antrean panjang, ketidaktertiban kendaraan, hingga transparansi retribusi penyeberangan.

Transformasi layanan ini dipimpin langsung Dinas Perhubungan (Dishub) Bengkalis sebagai bagian dari percepatan digitalisasi pelayanan publik sektor transportasi laut. Kepala Dishub Bengkalis, Ardiansyah ST MT, menegaskan bahwa sistem konvensional sudah tidak relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.

“E-ticketing ini bukan sekadar ganti sistem, tapi upaya membangun pelayanan yang tertib, cepat, dan akuntabel. Masyarakat harus dilayani dengan standar yang lebih modern,” kata Ardiansyah, Senin (2/2/2026).

Dishub Bengkalis saat ini telah menetapkan mitra penyedia sistem e-ticketing. Tahapan berikutnya adalah sinkronisasi regulasi bersama DPRD Bengkalis sebelum dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS).

Ardiansyah menyebut, proses administrasi ditargetkan rampung dalam waktu dua pekan, sehingga payung hukum kerja sama bisa segera disahkan oleh Bupati Bengkalis, Kasmarni.

“Setelah PKS ditandatangani, kami langsung masuk ke tahap uji coba. Mulai dari soft opening hingga peluncuran penuh,” jelasnya.

Dalam fase awal penerapan, sistem e-ticketing akan mengandalkan barcode scanning. Penumpang dan pengendara yang telah membeli tiket—baik secara daring maupun di gerai resmi—cukup memindai kode tiket pada automatic gate yang terpasang di area buffer zone pelabuhan.

Gate tersebut akan memverifikasi data kendaraan dan penumpang secara otomatis sebelum masuk ke dermaga. Dishub memastikan petugas tetap siaga di lapangan untuk membantu pengguna jasa.

“Kami tidak ingin masyarakat kebingungan. Edukasi dan pendampingan akan terus dilakukan sampai sistem benar-benar familiar,” tambah Ardiansyah.

Isu utama yang ingin diselesaikan melalui e-ticketing ini adalah kemacetan parah dan antrean panjang saat arus mudik dan balik Lebaran. Dishub Bengkalis menargetkan sistem sudah berjalan optimal sebelum Idul Fitri 1447 Hijriah.

Digitalisasi diyakini mampu memangkas waktu tunggu, menata jadwal penyeberangan, serta mencegah penumpukan kendaraan yang selama ini kerap terjadi setiap musim libur panjang.

Untuk mendukung kelancaran operasional, Dishub Bengkalis saat ini mengoperasikan lima unit kapal RoRo secara reguler. Meski demikian, penambahan armada tetap menjadi opsi jika terjadi lonjakan penumpang dan kendaraan.

“Kami fleksibel. Jika analisis di lapangan menunjukkan kebutuhan tambahan kapal, tentu akan kami siapkan demi kenyamanan dan keselamatan pengguna jasa,” pungkas Ardiansyah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *