Ekonomi & Bisnis

Promosikan Hilirisasi Kelapa Sawit, Sawitsetara dan BPDP Dorong UMKM Naik Kelas ke Pasar Global

×

Promosikan Hilirisasi Kelapa Sawit, Sawitsetara dan BPDP Dorong UMKM Naik Kelas ke Pasar Global

Sebarkan artikel ini
Hilirisasi Kelapa Sawit UMKM: Sawitsetara-BPDP Gelar Pameran
Sawit Setara  berkolaborasi dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) menyelenggarakan kegiatan Promosi Produk Hilirisasi Kelapa Sawit untuk Mendukung UMKM Naik Kelas di Bandung. (TN/M)

TAKTIKNEWS.COM – Sawit Setara  berkolaborasi dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) menyelenggarakan kegiatan Promosi Produk Hilirisasi Kelapa Sawit untuk Mendukung UMKM Naik Kelas di Beachwalk Shopping Center, Kuta, Bali. Mengusung tema “Sawit Berkelanjutan, UMKM Berdaya, Menuju Pasar Global”, acara ini digelar sebagai wadah promosi, edukasi, sekaligus penguatan akses pasar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis produk turunan kelapa sawit.

Direktur Sawit Setara, Dr. Eko Jaya Siallagan, menyambut baik pelaksanaan kegiatan yang menggabungkan pameran UMKM berbasis produk turunan kelapa sawit, edukasi, serta promosi kepada masyarakat. Menurutnya, momen pelaksanaan acara bertepatan dengan meningkatnya kunjungan wisatawan ke Bali, sehingga menjadi kesempatan tepat untuk memperkenalkan produk hilirisasi kelapa sawit UMKM kepada wisatawan domestik maupun mancanegara.

“Kami melalui Sawit Setara merasa mendapat kehormatan menjadi bagian dari acara yang luar biasa ini. Ini merupakan kegiatan yang unik karena menghadirkan pameran UMKM dengan produk-produk berbahan dasar kelapa sawit. Saya berharap seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan seluruh UMKM memperoleh hasil yang maksimal,” ujar Eko Jaya Siallagan.

Eko berharap seluruh produk yang dipamerkan diminati pengunjung sehingga para pelaku usaha dapat membawa pulang hasil yang optimal. Ia juga berharap kegiatan serupa dapat kembali diselenggarakan pada tahun depan dengan jumlah peserta yang lebih banyak.

Sementara itu, perwakilan BPDP, Anwar Sadat, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mengedukasi masyarakat mengenai manfaat kelapa sawit dan memperkenalkan beragam produk hilir yang memiliki nilai tambah tinggi. Anwar menyebutkan, banyak masyarakat yang masih mengenal sawit sebatas bahan baku minyak goreng, padahal komoditas tersebut dapat diolah menjadi sabun, margarin, kosmetik, kerajinan, hingga produk inovatif lainnya.

“Kami mengajak masyarakat mengunjungi booth BPDP untuk mendapatkan informasi secara utuh mengenai kelapa sawit dan manfaatnya. Di sana masyarakat juga dapat melihat langsung berbagai produk turunan sawit serta mengikuti berbagai aktivitas edukatif yang telah disiapkan,” kata Anwar Sadat.

Anwar menjelaskan, dana yang dikelola BPDP bersumber dari pungutan ekspor komoditas perkebunan, khususnya kelapa sawit dan kakao. Dana tersebut dimanfaatkan untuk mendukung program strategis seperti Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), pengembangan sumber daya manusia (SDM), penelitian dan pengembangan, penyediaan sarana dan prasarana, hingga program pemberdayaan.

Ia menegaskan bahwa hilirisasi merupakan langkah penting untuk meningkatkan nilai tambah komoditas sawit sekaligus menciptakan peluang usaha baru. Melalui promosi produk hilirisasi kelapa sawit, UMKM diharapkan mampu memperluas pasar, meningkatkan kualitas produk, memperkuat branding, serta menembus pasar nasional maupun internasional.

Penyelenggaraan acara ini bertujuan memperkenalkan produk turunan sawit kepada masyarakat dan wisatawan, meningkatkan kapasitas pemasaran dan branding UMKM, mendorong akses ke pasar modern dan digital, memberikan edukasi sawit berkelanjutan, serta membuka peluang kerja sama bisnis dan investasi.

Rangkaian kegiatan yang digelar meliputi pameran produk hilirisasi sawit, talkshow dan dialog interaktif, demo produk, business matching, promosi digital, fashion dan creative showcase berbasis sawit, edukasi sawit berkelanjutan, hingga networking antara pelaku UMKM dan investor. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat citra positif industri sawit Indonesia serta mendorong pelaku usaha berbasis kelapa sawit agar semakin berdaya saing.***

Banner Website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *