Banner Website
Nasional

Prabowo Targetkan Renovasi 60 Ribu Sekolah di 2026, Pendidikan Jadi Prioritas Utama

77
×

Prabowo Targetkan Renovasi 60 Ribu Sekolah di 2026, Pendidikan Jadi Prioritas Utama

Sebarkan artikel ini
Prabowo Targetkan Renovasi 60 Ribu Sekolah di 2026, Pendidikan Jadi Prioritas Utama
Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan fokus besar pemerintah pada pembenahan sektor pendidikan nasional,Selasa (13/1/2026). (Taktiknews/Tangkapan Layar Youtube BPMI Setpres)

Taktiknews.com, Jakarta – Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menegaskan fokus besar pada pembenahan sektor pendidikan nasional.

Salah satu langkah konkret yang digenjot mulai 2026 adalah program renovasi besar-besaran fasilitas sekolah di seluruh Indonesia.

Presiden Prabowo menyampaikan, pada tahun 2026 pemerintah menargetkan perbaikan fisik terhadap 60.000 sekolah.

Program itu menjadi bagian dari agenda jangka menengah untuk menuntaskan pembenahan sekitar 300.000 sekolah yang tersebar di berbagai daerah.

“Pada 2026 kita mulai dengan renovasi 60.000 sekolah. Total sekolah kita sekitar 300.000. Saya berharap dalam empat tahun ke depan seluruhnya bisa kita perbaiki dan kualitasnya terus meningkat,” ujar Prabowo saat meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (13/1/2026).

Menurut Presiden, kondisi infrastruktur pendidikan masih menjadi tantangan serius, terutama di daerah-daerah yang selama ini belum tersentuh pembangunan secara optimal.

Oleh karena itu, percepatan renovasi sekolah dinilai mendesak agar proses belajar-mengajar berlangsung lebih layak dan bermutu.

Prabowo menekankan bahwa pendidikan merupakan pilar utama pembangunan bangsa. Ia menilai peningkatan kualitas sumber daya manusia hanya dapat tercapai melalui sistem pendidikan yang kuat, merata, dan berkelanjutan.

“Pendidikan adalah kunci kesejahteraan dan kekuatan bangsa. Pendidikan dan kesehatan merupakan instrumen paling efektif untuk memutus rantai kemiskinan,” tegasnya.

Selain renovasi sekolah, pemerintah juga tengah mengembangkan jaringan sekolah unggulan.

Presiden mengungkapkan, sejumlah kampus SMA Taruna Nusantara baru sedang dibangun, termasuk di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Sulawesi Utara, dan Sumatra Selatan, dengan target mulai beroperasi pada akhir 2026.

Tak hanya itu, pemerintah juga merancang pendirian sedikitnya 20 sekolah unggulan baru bertajuk SMA Garuda.

Ke depan, setiap provinsi ditargetkan memiliki minimal satu SMA Taruna Nusantara atau SMA Garuda sebagai pusat pendidikan unggulan.

Lebih jauh, Presiden Prabowo mencanangkan pembangunan sekolah unggulan terintegrasi di tingkat kabupaten.

Dalam empat tahun ke depan, sekitar 500 sekolah direncanakan berdiri guna memperluas akses pendidikan berkualitas hingga ke daerah.

Di hadapan para pendidik dan pemangku kepentingan pendidikan, Prabowo turut menekankan pentingnya pembentukan karakter.

Ia meminta kepala sekolah dan tenaga pendidik menanamkan nilai integritas, kejujuran, serta kecintaan pada bangsa kepada para siswa.

“Kita ingin melahirkan generasi patriotik, berakhlak, bertanggung jawab, dan bersih dari korupsi.

Pemimpin masa depan harus mengabdi sepenuhnya untuk rakyat dan negara,” pungkas Presiden.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *