Taktiknews.com, Siak – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, memberikan apresiasi terhadap semangat Bupati Siak, Dr. Afni Z, dalam memperjuangkan kepentingan daerahnya di tengah tekanan fiskal yang sedang dihadapi pemerintah daerah.
Pujian tersebut disampaikan SF Hariyanto saat kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Riau di Masjid Jami Nur Ikhlas, Kecamatan Tualang, Selasa (10/3/2026). Ia menilai Bupati Afni menunjukkan komitmen kuat dalam memperjuangkan hak-hak daerah, termasuk memastikan kesejahteraan aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Siak.
“Saya melihat sendiri bagaimana semangat Ibu Bupati Afni memperjuangkan daerahnya. Beliau aktif mendatangi kementerian dan juga datang langsung menemui saya untuk membahas persoalan ASN, khususnya terkait pembayaran gaji dan TPP,” ujar SF Hariyanto.
Dalam kesempatan tersebut, SF Hariyanto juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Riau berkomitmen menyelesaikan kewajiban keuangan kepada kabupaten dan kota yang selama ini tertunda. Total tunda bayar dan kurang salur yang harus diselesaikan Pemprov Riau pada 2026 mencapai sekitar Rp800 miliar.
Khusus untuk Kabupaten Siak, terdapat dana kurang salur dari tahun 2024 sebesar Rp39 miliar dan dari tahun 2025 lebih dari Rp35 miliar. Jika ditotal, kewajiban yang harus dibayarkan kepada Pemerintah Kabupaten Siak mencapai sekitar Rp72 miliar.
“Kalau dijumlahkan sekitar Rp72 miliar kewajiban kami kepada Kabupaten Siak. InsyaAllah tahun ini akan kita selesaikan. Dalam waktu dekat mungkin akan kita salurkan terlebih dahulu sebagian dana tersebut untuk membantu kebutuhan mendesak di daerah,” jelasnya.
SF Hariyanto menambahkan, Bupati Afni sebelumnya sempat datang secara langsung untuk meminta bantuan agar sebagian dana tersebut dapat segera dicairkan. Dana tersebut dibutuhkan untuk membayar Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN, Tunjangan Hari Raya (THR), serta sejumlah kebutuhan lainnya.
“Beliau menyampaikan agar berapapun yang bisa dibayarkan lebih dulu sangat membantu untuk memenuhi kewajiban daerah, terutama untuk ASN. InsyaAllah tahun ini kita fokus menyelesaikan kewajiban itu,” katanya.
Di sisi lain, SF Hariyanto mengakui bahwa hampir seluruh daerah di Indonesia saat ini sedang menghadapi kondisi fiskal yang cukup berat. Hal ini juga dirasakan oleh Pemerintah Provinsi Riau yang memiliki anggaran sekitar Rp8,2 triliun, dengan hampir separuhnya terserap untuk belanja pegawai.
Kondisi tersebut, menurutnya, membuat sejumlah program pembangunan belum dapat dijalankan secara maksimal pada masa awal pemerintahan saat ini.
“Kami mohon maaf kepada masyarakat jika di tahun-tahun awal ini belum semua janji politik bisa terpenuhi. Mudah-mudahan mulai 2027 kondisi keuangan daerah lebih baik sehingga program pembangunan bisa berjalan lebih optimal,” ujarnya.
Untuk mengatasi tekanan fiskal tersebut, Pemprov Riau berencana memperkuat sinergi dengan pemerintah kabupaten dan kota dalam mengoptimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sejumlah sektor dinilai memiliki potensi besar untuk meningkatkan penerimaan daerah.
“Ada beberapa sektor yang bisa dimaksimalkan seperti pajak kendaraan bermotor, pajak galian C, pajak alat berat, hingga pajak bahan bakar. Jika potensi ini dikelola secara maksimal, dampaknya bisa sangat besar bagi peningkatan pendapatan daerah,” kata SF Hariyanto.
Sementara itu, Bupati Siak Dr. Afni Z menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Riau terhadap Kabupaten Siak. Ia menilai sejumlah program yang dijalankan Pemprov Riau telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Afni juga mengucapkan terima kasih atas bantuan yang dibawa dalam kegiatan Safari Ramadan Pemprov Riau di wilayah Pinang Sebatang Timur.
“Walaupun masih ada beberapa ruas jalan provinsi yang kondisinya rusak, khususnya di sekitar wilayah Tualang, kami tetap optimistis secara bertahap akan mendapatkan perhatian dan bantuan dari pemerintah provinsi,” ujar Afni.
Ia berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten Siak dan Pemerintah Provinsi Riau terus terjalin dengan baik agar berbagai kebutuhan pembangunan daerah dapat terpenuhi secara bertahap.***














