Banner Website
Daerah

Pambang Pesisir Didorong Jadi Model Nasional Kampung Nelayan Merah Putih Terpadu 

49
×

Pambang Pesisir Didorong Jadi Model Nasional Kampung Nelayan Merah Putih Terpadu 

Sebarkan artikel ini
Pambang Pesisir Didorong Jadi Model Nasional Kampung Nelayan Merah Putih Terpadu 
Sesi foto bersama Salam Bermasa usai peninjauan progres Kampung Nelayan Merah Putih Pambang Pesisir, satu-satunya di Provinsi Riau, sebagai bagian dari upaya pengembangan kawasan pesisir terpadu menuju model nasional sektor perikanan. Rabu (29/4/2026)./Taktik/AH.

Pambang Pesisir, Taktiknews.com Pemerintah daerah memperkuat pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Pambang Pesisir, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, melalui peninjauan lapangan yang terintegrasi dengan program strategis nasional sektor perikanan. Kawasan ini merupakan satu-satunya Kampung Nelayan Merah Putih di Provinsi Riau saat ini.

Dinas Perikanan Kabupaten Bengkalis bersama Dinas Perikanan Kabupaten Rokan Hilir melakukan peninjauan langsung terhadap progres pembangunan kawasan tersebut pada Rabu, 29 April 2026. Evaluasi difokuskan pada penguatan infrastruktur dasar serta pengembangan potensi ekonomi berbasis perikanan.

Dalam kegiatan tersebut, jajaran pemerintah daerah berdialog dengan pemangku kepentingan setempat sambil meninjau langsung kondisi wilayah. Pembahasan menitikberatkan pada kesiapan pembangunan fisik, penguatan tata kelola, serta keterlibatan masyarakat dalam mendukung keberlanjutan program.

Kepala Dinas Perikanan Bengkalis yang diwakili Sopian menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan selaras.

“Tidak hanya pembangunan fisik, tetapi juga kesiapan tata kelola, potensi, dan dukungan masyarakat agar bergerak dalam satu arah pembangunan,” ujarnya.

Sementara itu, Pemerintah Desa Pambang Pesisir melalui Sekretaris Desa, Desi Rizal, A.Md, menegaskan komitmen penuh dalam mendukung pengembangan kawasan tersebut.

Ia menyebut potensi sektor perikanan di wilayah itu sebagai modal strategis yang dapat memberikan dampak ekonomi signifikan jika dikelola secara terarah dan berkelanjutan.

“Kami siap berkolaborasi. Dukungan masyarakat dari tiga dusun menjadi kekuatan penting dalam mewujudkan program ini,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut melibatkan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) serta tokoh masyarakat setempat, yang memperkuat pendekatan pembangunan berbasis partisipasi.

Kunjungan ini menegaskan arah pengembangan Pambang Pesisir sebagai kawasan pesisir terpadu yang produktif, mandiri, dan berorientasi pada model kampung nelayan nasional di sektor perikanan.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *