TaktikNews.com, Riau – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Kantor Urusan Agama (KUA) kecamatan se-Provinsi Riau menggelar Gerakan Bersama Bersih-Bersih Masjid (GEBET BBM). Kegiatan ini menargetkan minimal satu desa atau kelurahan di setiap kecamatan sebagai lokasi pelaksanaan.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Muliardi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh ASN Kementerian Agama di tingkat kecamatan serta masyarakat yang terlibat aktif dalam kegiatan tersebut.
โIni merupakan wujud nyata kepedulian kita terhadap kebersihan dan kenyamanan rumah ibadah. Saya mengucapkan terima kasih kepada Kepala KUA, penghulu, penyuluh, pelaksana, serta masyarakat dan jemaah masjid,โ ujar Muliardi kepada Taktiknews.com, Rabu (18/2/2026).
Ia menegaskan bahwa GEBET BBM bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari program nasional Menteri Agama, Kemenag Berdampak, yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia.
โMelalui kegiatan ini, masjid siap menyambut Ramadan dalam kondisi bersih, nyaman, dan layak digunakan oleh jemaah,โ tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Urusan Agama Islam Kanwil Kemenag Riau, Muhammad Fakhri, menyampaikan bahwa gerakan ini diikuti oleh 1.867 masjid yang tersebar di 12 kabupaten/kota se-Provinsi Riau.
ASN KUA bersama masyarakat terlibat langsung dalam berbagai aktivitas, mulai dari menyapu, mengepel, membersihkan tempat wudu, hingga menata kembali sarana ibadah. Setiap Kepala KUA mengoordinasikan pelaksanaan kegiatan di wilayahnya dengan ketentuan minimal satu masjid di setiap desa atau kelurahan ikut serta.
Selain meningkatkan kebersihan masjid, kegiatan ini juga memperkuat nilai gotong royong dan kebersamaan, serta menumbuhkan kesadaran umat bahwa kebersihan merupakan bagian dari iman.
Adapun rincian jumlah masjid yang terlibat meliputi Kabupaten Kampar (250), Kuantan Singingi (229), Indragiri Hilir (236), Indragiri Hulu (194), Rokan Hilir (184), Bengkalis (155), Rokan Hulu (145), Siak (136), Pelalawan (118), Kepulauan Meranti (101), Kota Pekanbaru (83), dan Kota Dumai (36).***













