Banner Website
Nasional

Kemkomdigi-Meta Perkuat Keamanan Medsos Pemda Lewat Bimtek Satgas Lini Masa

52
×

Kemkomdigi-Meta Perkuat Keamanan Medsos Pemda Lewat Bimtek Satgas Lini Masa

Sebarkan artikel ini
Kemkomdigi-Meta Perkuat Keamanan Medsos Pemda Lewat Bimtek Satgas Lini Masa
Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) Republik Indonesia menggandeng Meta Indonesia menggelar Bimbingan Teknis Satuan Tugas Media Sosial Pemerintah Daerah (Satgas Medsos Pemda) bertajuk Literasi dan Sinergi Bersama Satgas Medsos Pemda (Lini Masa), Rabu (21/1/2026). /Taktiknews/Yw)

Taktiknews.com, Pekanbaru – Pemerintah terus memperkuat pengelolaan media sosial sebagai garda terdepan komunikasi publik. Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) Republik Indonesia menggandeng Meta Indonesia menggelar Bimbingan Teknis Satuan Tugas Media Sosial Pemerintah Daerah (Satgas Medsos Pemda) bertajuk Literasi dan Sinergi Bersama Satgas Medsos Pemda (Lini Masa), Rabu (21/1/2026).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur pemerintah daerah dalam mengelola media sosial secara aman, strategis, dan berdampak langsung bagi masyarakat, di tengah tingginya arus informasi digital.

Kepala Kebijakan Publik Meta Indonesia, Berni Moestafa, menyampaikan pelatihan difokuskan pada pemanfaatan fitur dan tools platform Meta yang selama ini belum digunakan secara optimal oleh instansi pemerintah.

“Peserta dibekali pemahaman tentang pengamanan akun, praktik terbaik pengelolaan media sosial lembaga publik, hingga strategi pemanfaatan WhatsApp sebagai sarana komunikasi resmi pemerintah,” jelas Berni.

Sementara itu, Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kemkomdigi, Fifi Aleyda Yahya, menekankan pentingnya peningkatan kualitas pengelolaan media sosial pemerintah di era digital saat ini.

Menurutnya, dengan penetrasi internet nasional yang telah menembus lebih dari 80 persen, media sosial kini menjadi kanal utama penyampaian informasi pemerintah kepada publik.

Namun, tantangan berupa hoaks, disinformasi, dan konten manipulatif masih menjadi ancaman serius.

“Pengelolaan media sosial pemerintah tidak bisa dilakukan secara asal. Dibutuhkan strategi, profesionalisme, serta investasi sumber daya agar informasi yang disampaikan kredibel dan dipercaya publik,” tegas Fifi.

Ia menambahkan, Kemkomdigi berkomitmen menciptakan ruang digital yang aman sekaligus memperkuat komunikasi publik pemerintah dalam mendukung dan menyukseskan program-program Presiden Republik Indonesia.

Rangkaian bimtek diisi dengan pemaparan teknis dari tim Meta Indonesia, di antaranya Immanuel Lamoa dan Esther Samboh.

Materi yang dibahas mencakup keamanan di platform Meta, strategi konten organik agar lebih terhubung dengan audiens, serta optimalisasi WhatsApp untuk kebutuhan organisasi pemerintahan.

Kegiatan juga dilengkapi sesi diskusi interaktif dan tanya jawab guna memberikan solusi langsung atas tantangan yang dihadapi pengelola media sosial pemerintah daerah.

Melalui bimtek ini, Kemkomdigi berharap terbangun ekosistem konten pemerintah yang informatif, akurat, dan relevan, sekaligus mampu menjangkau masyarakat secara lebih luas dan efektif di tengah dinamika ruang digital yang terus berkembang.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *