Taktiknews.com, Pekanbaru – Begal Pekanbaru kembali memakan korban. Seorang wanita bernama Desi Supriyati (43) menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas) saat melintas di Jalan Teropong, Kelurahan Sidomulyo Barat, Kecamatan Tuah Madani, Kota Pekanbaru, Senin (27/7/2026) sekitar pukul 01.26 WIB.
Korban mengalami luka di bagian kepala setelah terjatuh ke dalam parit saat berusaha menghindari pelaku yang mengancam menggunakan senjata tajam. Dalam aksi tersebut, pelaku berhasil membawa kabur sepeda motor beserta telepon seluler milik korban.
Korban saat itu mengendarai sepeda motor Honda Vario hitam tahun 2016 bernomor polisi BM 5641 NF untuk pulang ke rumah. Ketika melintas di Jalan Teropong, korban dipepet tiga pria yang berboncengan menggunakan satu sepeda motor.
Salah seorang pelaku kemudian mengacungkan senjata tajam ke arah korban. Karena panik, korban kehilangan kendali hingga motornya oleng ke sisi kanan jalan dan terjatuh ke dalam parit.
Akibat insiden tersebut, korban mengalami luka robek di bagian dahi sebelah kanan dan luka pada pelipis mata kanan setelah kepalanya terbentur batang ubi yang berada di dalam parit.
Melihat korban tidak berdaya, salah seorang pelaku langsung membawa kabur sepeda motor Honda Vario milik korban. Di dalam bagasi kendaraan itu juga terdapat satu unit telepon seluler Redmi 13.
Seorang warga bernama Nanang yang mendengar suara keributan langsung keluar rumah. Ia sempat melihat tiga pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motor Yamaha MX King tanpa bodi dengan knalpot brong. Salah seorang pelaku terlihat mengendarai sepeda motor milik korban.
Sementara itu, saksi lainnya, Yoga, juga mengaku menyaksikan peristiwa tersebut dari jendela rumahnya.
Warga kemudian memberikan pertolongan kepada korban dan membawanya ke Rumah Sakit Awal Bros Panam untuk mendapatkan penanganan medis.
Kanit Reskrim Polsek Binawidya Ipda Herman Zamroni membenarkan adanya dugaan aksi begal tersebut. Menurutnya, polisi kini masih melakukan penyelidikan sekaligus memburu para pelaku.
“Benar, telah terjadi dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Saat ini kasusnya masih dalam proses penyelidikan dan kami masih mengumpulkan keterangan serta melakukan pengejaran terhadap para pelaku,” kata Herman kepada Taktiknews.com, Senin (27/7/2026).
Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan korban dan sejumlah saksi, serta mengarahkan korban untuk membuat laporan polisi sebagai dasar proses penyidikan.
“Korban sudah mendapat perawatan medis. Kami juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan dari korban maupun saksi-saksi. Korban telah diarahkan untuk membuat laporan polisi sebagai dasar proses penyidikan lebih lanjut,” ujar Herman.
Akibat kejadian itu, korban kehilangan satu unit sepeda motor Honda Vario hitam tahun 2016 bernomor polisi BM 5641 NF dan satu unit telepon seluler Redmi 13.
Hingga Senin siang, aparat Polsek Binawidya masih mengumpulkan barang bukti dan memburu ketiga pelaku guna mengungkap identitas serta jaringan pelaku begal yang beraksi di kawasan Jalan Teropong tersebut.***














