Banner Website
Peristiwa

Kebakaran Hebat Ludeskan Ternak Warga Kuansing, Puluhan Kambing dan Ayam Tewas Terpanggang

32
×

Kebakaran Hebat Ludeskan Ternak Warga Kuansing, Puluhan Kambing dan Ayam Tewas Terpanggang

Sebarkan artikel ini
Kebakaran Hebat Ludeskan Ternak Warga Kuansing, Puluhan Kambing dan Ayam Tewas Terpanggang

Taktiknews.com, Riau – Musibah kebakaran melanda usaha peternakan milik Rahman (35), warga Pasar Usang Baserah, Kecamatan Kuantan Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, pada Rabu (25/2/2026) dini hari. Peristiwa nahas itu menghanguskan kandang ternak beserta puluhan hewan peliharaan yang tak sempat diselamatkan.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 02.12 WIB saat sebagian besar warga masih terlelap. Api diduga berasal dari sumber api yang digunakan Rahman untuk menghangatkan ternaknya di tengah udara malam yang cukup dingin. Namun, api unggun tersebut justru menjalar cepat ke bagian bangunan kandang yang mayoritas terbuat dari material mudah terbakar.

Kapolres Kuantan Singingi, AKBP Hidayat Perdana, mengungkapkan hasil penyelidikan awal dan keterangan saksi mengarah pada kemungkinan penyebab kebakaran berasal dari perapian di sekitar kandang.

“Api diduga kuat berasal dari perapian yang digunakan untuk menghangatkan ternak. Namun api berkembang cepat dan tidak bisa dikendalikan,” jelasnya.

Dalam waktu singkat, api membesar dan melahap seluruh bagian kandang. Puluhan kambing dan ayam yang berada di dalam kandang tidak sempat diselamatkan, baik oleh pemilik maupun warga yang datang membantu melakukan penyelamatan darurat.

Rahman menjadi orang pertama yang menyadari kebakaran tersebut setelah melihat cahaya api dari arah kandang ternaknya. Dalam kondisi panik, ia langsung meminta pertolongan warga sekitar sekaligus menghubungi petugas pemadam kebakaran Rayon Kuantan Hilir.

Namun, bantuan pemadam kebakaran sempat mengalami kendala karena armada saat itu sedang bertugas memadamkan kebakaran lain di wilayah Peranap, Indragiri Hulu. Kondisi ini membuat warga setempat harus melakukan upaya pemadaman secara swadaya.

Solidaritas warga Baserah terlihat saat mereka bergotong royong memadamkan api menggunakan peralatan sederhana. Lokasi kandang yang berada dekat aliran Sungai Kuantan menjadi keuntungan tersendiri karena warga dapat dengan cepat mengambil air untuk menahan laju api agar tidak meluas ke pemukiman sekitar.

Sekitar pukul 03.00 WIB, mobil pemadam kebakaran akhirnya tiba di lokasi dan langsung melakukan proses pemadaman lanjutan serta pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa. Api berhasil dipadamkan secara menyeluruh sekitar pukul 03.30 WIB.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa manusia, kerugian yang dialami Rahman cukup besar. Diperkirakan puluhan kambing dan ayam yang terbakar menyebabkan kerugian materiil mencapai sekitar Rp10 juta. Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi para peternak untuk lebih berhati-hati dalam penggunaan api di sekitar kandang ternak agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Isu utama: Kecelakaan kebakaran peternakan akibat kelalaian penggunaan api di area kandang, serta pentingnya sistem keamanan dan kewaspadaan peternak terhadap potensi kebakaran malam hari.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *