Taktiknews.com, Pekanbaru – Fenomena meningkatnya jumlah gelandangan dan pengemis kembali mencuat menjelang Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah. Keberadaan mereka tampak di sejumlah persimpangan padat lalu lintas di Kota Pekanbaru, sehingga menimbulkan keluhan dari masyarakat pengguna jalan.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Kota Pekanbaru, Junaedy, mengungkapkan peningkatan jumlah gelandangan dan pengemis memang kerap terjadi menjelang Ramadan. Bahkan, jumlahnya bisa melonjak drastis dibanding hari biasa.
“Biasanya menjelang puasa jumlahnya meningkat signifikan, bisa dua sampai tiga kali lipat,” ungkap Junaedy kepada Taktiknews.com, Selasa (17/2/2026).
Ia menyebutkan, salah satu lokasi yang paling rawan adalah kawasan Simpang SKA. Area tersebut dinilai strategis bagi pengemis karena berada dekat pusat perbelanjaan dan memiliki arus kendaraan yang cukup padat.
“Lalu lintas ramai menjadi peluang bagi mereka untuk meminta-minta,” ujarnya.
Sebagai langkah antisipasi, Dinas Sosial Pekanbaru akan menurunkan Tim Satuan Tugas Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) ke sejumlah titik rawan. Penempatan tim dilakukan berdasarkan hasil pemetaan lapangan yang telah dilakukan sebelumnya.
“Kami siapkan tim untuk melakukan penjangkauan dan penertiban, terutama di lokasi-lokasi yang rawan menjamurnya gelandangan dan pengemis,” jelasnya.
Selain Simpang SKA, titik lain yang menjadi perhatian antara lain Simpang Jalan Imam Munandar–Jalan Jenderal Sudirman, Simpang Jalan Tuanku Tambusai–Jalan Jenderal Sudirman, Simpang Jalan Garuda Sakti, Simpang Jalan Ahmad Yani, hingga kawasan Simpang Kantor Gubernur Riau.
Dalam pelaksanaannya, Dinas Sosial akan bekerja sama dengan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Pekanbaru untuk memastikan penanganan berjalan tertib dan sesuai aturan.
Junaedy menegaskan, penanganan gelandangan dan pengemis bukan hanya dilakukan menjelang Ramadan, melainkan menjadi agenda rutin pemerintah kota demi menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat.
“Kami juga mengimbau warga agar tidak memberikan uang di jalan. Jika ingin bersedekah, sebaiknya melalui lembaga resmi agar lebih tepat sasaran,” pungkasnya.***














