Banner Website
Ekonomi & Bisnis

Harga Sawit Riau Awal 2026 Naik, TBS Petani Tembus Rp3.468 per Kg

78
×

Harga Sawit Riau Awal 2026 Naik, TBS Petani Tembus Rp3.468 per Kg

Sebarkan artikel ini
Harga Sawit Riau Awal 2026 Naik, TBS Petani Tembus Rp3.468 per Kg
Ilustrasi: Buah sawit. (TN/Free)

Taktiknews.com, Pekanaru – Kabar positif datang bagi petani kelapa sawit swadaya di Provinsi Riau. Memasuki pekan pertama tahun 2026, harga Tandan Buah Segar (TBS) kembali mengalami kenaikan dan menjadi sinyal membaiknya pendapatan petani.

Kenaikan harga tersebut ditetapkan melalui rapat resmi Dinas Perkebunan Provinsi Riau pada Selasa (13/1/2026) dan berlaku untuk periode 14–20 Januari 2026.

Penetapan ini sekaligus menjadi yang pertama di tahun 2026 dengan menggunakan tabel rendemen harga terbaru hasil kajian Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan.

Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Riau, Defris Hatmaja, menyebutkan bahwa penggunaan rendemen baru diharapkan membuat harga TBS lebih realistis dan adil bagi petani.

“Penetapan harga minggu ini sudah mengacu pada tabel rendemen terbaru PPKS Medan yang telah disepakati Tim Penetapan Harga,” ujar Defris.

Kenaikan Tertinggi pada Sawit Usia 9 Tahun

Berdasarkan hasil penetapan, kenaikan paling signifikan terjadi pada TBS dengan umur tanaman 9 tahun.

Harga naik sebesar Rp20,38 per kilogram atau sekitar 0,59 persen dibandingkan pekan sebelumnya.

Dengan penyesuaian tersebut, harga TBS sawit umur 9 tahun kini mencapai Rp3.468,17 per kilogram, dan menjadi harga tertinggi untuk periode ini.

Menurut Defris, penguatan harga TBS tidak terlepas dari lonjakan harga komoditas turunan sawit di pasar.

“Kenaikan ini dipicu oleh meningkatnya harga crude palm oil (CPO) dan kernel,” jelasnya.

Ia merinci, harga CPO mengalami kenaikan sekitar Rp39,40 per kilogram, sementara harga kernel melonjak cukup tajam hingga Rp250,85 per kilogram dibandingkan periode sebelumnya.

Dalam rapat penetapan, beberapa pabrik kelapa sawit tercatat tidak melakukan transaksi penjualan. Sesuai dengan Permentan Nomor 01 Tahun 2018 Pasal 8, tim menggunakan harga rata-rata tim dan harga referensi KPBN apabila terjadi validasi lanjutan.

Untuk periode ini, harga rata-rata CPO KPBN tercatat sebesar Rp14.291,67 per kilogram, sementara kernel KPBN berada di angka Rp11.625 per kilogram.

Indeks K yang digunakan adalah 93,17 persen (satu bulan ke depan), dengan nilai cangkang sebesar Rp25,78 per kilogram.

Defris menegaskan, Pemerintah Provinsi Riau bersama Tim Penetapan Harga terus melakukan pembenahan tata kelola penetapan harga TBS agar berjalan transparan dan sesuai regulasi.

“Ini merupakan komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan, dengan dukungan Pemprov Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau, demi meningkatkan kesejahteraan petani sawit,” tegasnya.

Daftar Harga TBS Riau Periode 14–20 Januari 2026

Umur 3 tahun: Rp2.681,14/kg

Umur 4 tahun: Rp2.993,11/kg

Umur 5 tahun: Rp3.215,18/kg

Umur 6 tahun: Rp3.339,97/kg

Umur 7 tahun: Rp3.414,90/kg

Umur 8 tahun: Rp3.456,57/kg

Umur 9 tahun: Rp3.468,17/kg

Umur 10–20 tahun: Rp3.430,63/kg

Umur 21 tahun: Rp3.371,50/kg

Umur 22 tahun: Rp3.303,79/kg

Umur 23 tahun: Rp3.226,81/kg

Umur 24 tahun: Rp3.168,58/kg

Umur 25 tahun: Rp3.120,71/kg

Sementara itu, harga penunjang ditetapkan sebagai berikut:

CPO: Rp14.204,34/kg

Kernel: Rp11.785,47/kg

Indeks K: 93,17 persen

Cangkang: Rp25,78/kg

Kenaikan harga ini diharapkan mampu menjaga optimisme petani sawit Riau di tengah dinamika pasar global dan biaya produksi yang terus meningkat.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *