Banner Website
Daerah

Fiskal Riau Tertekan, Plt Gubernur Ingatkan Pejabat Baru Bekerja Ekstra Keras

32
×

Fiskal Riau Tertekan, Plt Gubernur Ingatkan Pejabat Baru Bekerja Ekstra Keras

Sebarkan artikel ini
Fiskal Riau Tertekan, Plt Gubernur Ingatkan Pejabat Baru Bekerja Ekstra Keras
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, saat melantik 13 Pejabat Tinggi Pratama (PTP) di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau, Senin (26/1/2026). /Taktiknews/Md

Taktiknews.com, Pekanbaru – Kondisi keuangan daerah yang masih terbatas menjadi sorotan utama Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, saat melantik 13 Pejabat Tinggi Pratama (PTP) di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau, Senin (26/1/2026) sore.

Pelantikan berlangsung di Balai Pauh Janggi, Gedung Daerah Provinsi Riau, dan diwarnai pesan tegas terkait tantangan berat yang harus dihadapi birokrasi daerah dalam situasi fiskal yang belum ideal.

SF Hariyanto menegaskan rendahnya pendapatan daerah, ditambah terbatasnya dana transfer dari pemerintah pusat, membuat ruang gerak pembangunan menjadi sempit. Kondisi ini, kata dia, menuntut kerja ekstra dan soliditas seluruh jajaran pemerintahan.

“Pendapatan daerah kita masih rendah, transfer pusat juga terbatas. Artinya, beban kerja kita semakin berat,” ujar SF Hariyanto dalam arahannya.

Meski anggaran terbatas, ia menekankan bahwa ekspektasi masyarakat terhadap kinerja pemerintah tidak ikut menurun. Pelayanan publik, pengelolaan investasi, hingga optimalisasi potensi ekonomi daerah tetap menjadi tuntutan utama yang harus dijawab oleh para pejabat.

“Harapan masyarakat sangat besar. Kita dituntut hadir, terutama dalam pelayanan perizinan, investasi, sektor pertambangan, dan peningkatan pendapatan daerah,” tegasnya.

Plt Gubernur Riau itu juga mengingatkan pentingnya kekompakan antarpimpinan organisasi perangkat daerah (OPD). Menurutnya, konflik internal dan ego sektoral hanya akan memperburuk situasi di tengah tekanan fiskal yang ada.

“Saya minta semua bekerja sungguh-sungguh, siang dan malam. Jaga kekompakan, jangan menimbulkan kegaduhan. Yang dibutuhkan masyarakat adalah kerja nyata dan penjelasan yang jujur,” katanya.

Pelantikan 13 pejabat tersebut, lanjut SF Hariyanto, merupakan bagian dari langkah strategis untuk memperkuat kinerja pemerintahan daerah. Ia berharap pejabat yang baru dilantik mampu berinovasi, menggali potensi daerah, serta menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif demi menopang keuangan Provinsi Riau.

Dengan kondisi fiskal yang penuh tantangan, SF Hariyanto menegaskan bahwa profesionalisme dan integritas aparatur menjadi kunci utama menjaga kepercayaan publik dan keberlanjutan pembangunan di Riau.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *