Banner Website
Lifestyle

FBMW 2026 Ditutup Meriah, Pemkab Biak Jadwalkan Festival Budaya Biak Oktober Mendatang

5
×

FBMW 2026 Ditutup Meriah, Pemkab Biak Jadwalkan Festival Budaya Biak Oktober Mendatang

Sebarkan artikel ini
FBMW 2026 Ditutup Meriah, Pemkab Biak Jadwalkan Festival Budaya Biak Oktober Mendatang
Festival Biak Munara Wampasi 2026 resmi ditutup. Pemkab Biak Numfor memastikan Festival Budaya Biak akan kembali digelar pada Oktober 2026. (TN/Alfian)

Taktiknews.com, Biak Numfor – Pemerintah Kabupaten Biak Numfor memastikan Festival Budaya Biak 2026 akan digelar pada Oktober mendatang. Kepastian itu diumumkan usai penutupan Festival Biak Munara Wampasi (FBMW) XIV 2026 yang berlangsung meriah di Lapangan Cenderawasih, Senin (7/7/2026).

Pengumuman tersebut disampaikan langsung Bupati Biak Numfor, Markus Oktovianus Mansnembra, saat menutup rangkaian FBMW yang berlangsung selama tujuh hari, mulai 1 hingga 7 Juli 2026.

Dalam sambutannya, Markus mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan festival, mulai dari panitia, masyarakat adat, TNI/Polri, hingga insan media. Menurutnya, sektor kebudayaan dan pariwisata mampu memberikan dampak positif terhadap pergerakan ekonomi masyarakat selama pelaksanaan festival.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Biak Numfor, Turbey Onny Dangeubun, mengatakan pihaknya akan memanfaatkan waktu hingga Oktober untuk mempersiapkan Festival Budaya Biak dengan konsep yang lebih matang dan menjangkau pasar wisata internasional.

“Kesuksesan FBMW dengan 13 rangkaian acara budaya dan wisata minat khusus tahun ini menjadi modal besar bagi kami. Untuk Festival Budaya Biak di bulan Oktober nanti, kami akan melakukan evaluasi menyeluruh serta persiapan yang jauh lebih matang demi membidik kunjungan wisatawan global yang lebih luas,” ujar Onny Dangeubun kepada Taktiknews.com, Senin (7/7/2026).

Menurutnya, festival budaya akan terus dikembangkan sebagai penggerak sektor pariwisata sekaligus membuka peluang ekonomi bagi pelaku UMKM Orang Asli Papua (OAP).

Festival Biak Munara Wampasi XIV tahun ini menghadirkan 13 rangkaian kegiatan budaya dan wisata minat khusus yang menjadi daya tarik wisatawan. Sejumlah tradisi khas masyarakat Biak seperti Apen Beyeren atau berjalan di atas batu karang membara, Snap Mor, Parade Wai Mansusu, Parade Wor, pertunjukan musik suling tambur, lomba foto bawah laut internasional, hingga Parade Yospan mendapat antusias tinggi dari masyarakat maupun wisatawan.

Dari pantauan Taktiknews.com, pelaksanaan FBMW 2026 juga mencatat sejarah baru dengan keikutsertaan Kabupaten Asmat, Provinsi Papua Selatan. Delegasi Asmat menampilkan seni ukir kayu khas serta ritual patung Mbis yang menjadi salah satu atraksi budaya dalam festival tersebut.

Pemerintah Kabupaten Biak Numfor berharap Festival Budaya Biak yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026 mampu memperkuat pelestarian budaya Saireri sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara.***

Banner Website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *