Taktiknews.com, Mandau – Isu dukungan terhadap fasilitas pendidikan kembali menjadi perhatian di Kabupaten Bengkalis. Ketua DPRD Bengkalis, Septian Nugraha, menyerahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Bumi Laksamana Jaya kepada SMA Negeri 9 Mandau untuk pembangunan mushala sekolah.
Kehadiran Ketua DPRD di lingkungan sekolah tersebut disambut langsung oleh Kepala SMA Negeri 9 Mandau, Kader Nasution, bersama majelis guru dan para siswa. Turut hadir perwakilan manajemen PT BLJ yang memastikan komitmen perusahaan dalam menjalankan program tanggung jawab sosialnya.
Meski tengah menjalani agenda reses, Septian tetap meluangkan waktu untuk hadir dan memastikan bantuan CSR tersebut tersalurkan dengan baik. Ia menegaskan bahwa dukungan terhadap sektor pendidikan merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan politik DPRD.
“Sarana ibadah di lingkungan sekolah penting untuk membentuk karakter siswa. Kami berharap bantuan ini segera direalisasikan dan memberi manfaat luas,” ujarnya.
Septian juga mengapresiasi langkah proaktif pihak sekolah yang aktif berkomunikasi sehingga program CSR dapat terhubung dengan kebutuhan nyata di lapangan.
Penyaluran CSR ini dinilai sebagai contoh konkret sinergi antara pemerintah daerah, BUMD, dan institusi pendidikan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Menurut Septian, kolaborasi semacam ini perlu diperkuat agar pembangunan pendidikan tidak hanya bergantung pada APBD, tetapi juga didukung kontribusi dunia usaha daerah.
Sementara itu, Kepala SMA Negeri 9 Mandau menyampaikan rasa syukur atas terealisasinya bantuan tersebut. Ia menilai pembangunan mushala akan menjadi fasilitas penting bagi siswa dan guru, sekaligus dapat dimanfaatkan masyarakat sekitar.
Bantuan CSR PT BLJ untuk pembangunan mushala menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan dalam mendukung dunia pendidikan di Bengkalis. DPRD pun memastikan pengawasan tetap dilakukan agar bantuan benar-benar dimanfaatkan sesuai peruntukan.
Momentum ini menegaskan bahwa pembangunan pendidikan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi hasil kolaborasi berbagai pihak demi menciptakan generasi muda yang berkarakter dan berdaya saing.***













