Banner Website
Ragam

Cuma dari Potongan Video Langsung Dibilang Tertidur, Rizal Agusty Beri Klarifikasi

17
×

Cuma dari Potongan Video Langsung Dibilang Tertidur, Rizal Agusty Beri Klarifikasi

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Kabupaten Pringsewu, Rizal Agusty, terlihat mengikuti rapat paripurna di ruang sidang DPRD Kabupaten Pringsewu. Dalam agenda tersebut, Rizal duduk di kursinya dengan mengenakan pakaian dinas resmi. (Foto: Istimewa)

PRINGSEWU, TAKTIKNEWS.COM — Sebuah potongan video yang beredar di media sosial memunculkan sorotan terhadap anggota DPRD Kabupaten Pringsewu dari Komisi IV Fraksi NasDem, Rizal Agusty. Dalam video tersebut, Rizal terlihat dalam posisi menunduk saat mengikuti rapat paripurna.

Dari potongan gambar itu, muncul anggapan bahwa Rizal sedang tertidur saat rapat berlangsung. Namun, Rizal membantah anggapan tersebut dan meminta persoalan dilihat secara utuh, bukan hanya berdasarkan beberapa detik rekaman.

Rizal menjelaskan, dirinya saat itu tidak sedang tidur. Ia mengaku tengah mendengarkan pesan suara atau voice note (VN) yang dikirimkan anaknya melalui telepon seluler.

“Nama saya Rizal Agusty, anggota DPRD Kabupaten Pringsewu Komisi IV Fraksi NasDem. Saya menyanggah apa yang diberitakan terkait tertidurnya saya di ruangan rapat saat mendengarkan pidato Presiden,” ujar Rizal.

Menurut Rizal, persoalan tersebut sebenarnya sudah ia jelaskan kepada sejumlah awak media seusai rapat paripurna. Ia mengatakan, posisi tubuhnya yang menunduk terjadi karena sedang berusaha mendengarkan pesan suara dari anaknya yang tengah mengikuti kegiatan Jambore Nasional (Jamnas) di Cibubur.

“Sudah saya jelaskan berulang-ulang di ruangan rapat setelah selesainya rapat bahwa saya itu tidak sedang tidur, melainkan sedang merunduk mendengarkan VN dari anak saya yang sedang mengikuti Jamnas di Cibubur,” jelasnya.

Rizal mengaku khawatir terhadap kondisi anaknya yang sedang mengikuti kegiatan di Cibubur. Karena itu, ia memilih mendengarkan pesan tersebut meski dirinya sedang berada dalam agenda rapat.

“Karena saya takut terjadi apa-apa dengan anak saya, jadi saya terpaksa merunduk untuk mendengarkan VN dari anak saya,” ungkapnya.

Potongan Video dan Persoalan Persepsi

Menurut Rizal, persoalan utama bukan sekadar mengenai posisi tubuhnya dalam sebuah rekaman, tetapi bagaimana potongan video tersebut kemudian dipahami dan disimpulkan oleh publik.

Sebab, posisi seseorang yang terlihat menunduk dalam beberapa detik rekaman belum tentu menggambarkan keseluruhan kejadian. Tanpa konteks, sebuah video berpotensi menimbulkan persepsi yang berbeda dari keadaan sebenarnya.

Rizal pun meminta agar pihak yang membuat maupun menyebarkan konten tidak hanya menampilkan bagian tertentu dari rekaman.

“Kalau mau membuat konten, silakan. Tapi jangan memotong video panjangnya, agar masyarakat tidak salah persepsi,” tegasnya.

Klarifikasi tersebut disampaikan Rizal untuk meluruskan anggapan yang berkembang setelah video beredar. Ia berharap masyarakat tidak terburu-buru memberikan penilaian hanya karena melihat potongan rekaman.

Minta Publik Melihat Secara Utuh

Rizal menegaskan, dirinya menghormati agenda rapat paripurna sebagai bagian dari tugasnya sebagai anggota DPRD. Karena itu, ia merasa perlu memberikan penjelasan ketika muncul anggapan bahwa dirinya tertidur saat rapat.

Ia meminta agar persoalan tersebut tidak dibesar-besarkan hanya berdasarkan potongan video yang belum tentu menggambarkan keseluruhan situasi.

Menurutnya, kritik maupun penilaian terhadap pejabat publik merupakan hal yang wajar. Namun, penilaian sebaiknya didasarkan pada informasi yang lengkap agar tidak berubah menjadi kesalahpahaman.

Dengan adanya klarifikasi tersebut, Rizal berharap publik dapat memahami bahwa posisi menunduk yang terlihat dalam video memiliki konteks lain, yakni dirinya sedang mendengarkan pesan suara dari anaknya yang mengikuti Jamnas di Cibubur.

Ia juga meminta agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh narasi yang dibangun hanya dari potongan video, melainkan melihat kejadian secara utuh sebelum mengambil kesimpulan. ( Vit )

Banner Website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *