Taktiknews.com, Pekanbaru – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekanbaru terus menggenjot pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dengan target membawa Kota Pekanbaru masuk tiga besar capaian partisipasi masyarakat se-Provinsi Riau sebelum akhir 2026.
Hingga 29 Juli 2026, sebanyak 177.081 warga telah mengikuti program deteksi dini penyakit tersebut. Angka itu setara dengan 17,44 persen dari total sasaran 1.037.263 jiwa di Kota Pekanbaru.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Hazli Fendriyanto, didampingi Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Edi Satriawan, mengatakan capaian tersebut berasal dari pelaksanaan CKG di 21 puskesmas yang tersebar di Kota Pekanbaru.
Dari pantauan Taktiknews.com, beberapa puskesmas mencatat tingkat partisipasi yang cukup tinggi. Puskesmas Langsat mencatat 5.475 peserta atau 25,77 persen, Puskesmas Senapelan 8.685 peserta atau 22,20 persen, dan Puskesmas Umban Sari 10.946 peserta atau 19,15 persen.
Sementara itu, Puskesmas Rawat Inap Karya Wanita mencatat 6.504 peserta atau 15,75 persen, Puskesmas Melur sebanyak 2.704 peserta atau 11,08 persen, serta Puskesmas Rumbai sebanyak 3.725 peserta atau 10,44 persen.
Hazli menjelaskan, partisipasi CKG berasal dari berbagai kelompok usia, mulai dari bayi baru lahir hingga lanjut usia.
“Partisipasi Cek untuk Bayi Baru Lahir (BBL) itu sasarannya 14.950, partisipasi 2.793 atau sebesar 18,68 persen. Balita sasarannya 33.854, partisipasi 11.306 atau 33,40 persen. Untuk dewasa dengan total sasaran sebesar 718.508, partisipasi 91.176 atau sebesar 12,69 persen. Lansia sasarannya sebanyak 120.432, partisipasi14.753 atau 12,25 persen. Sekolah total sasarannya sebesar 195.124, partisipasi 57.053 atau sebesar 29,24 persen. Total capaian keseluruhan itu 177.081 atau sebesar 17,44 persen,” terang Hazli kepada Taktiknews.com, Rabu (29/7/2026).
Untuk mempercepat peningkatan partisipasi masyarakat, Dinkes Kota Pekanbaru menggandeng Dinas Kesehatan Provinsi Riau dalam pelaksanaan layanan CKG di berbagai instansi.
“Kami dengan dinas provinsi juga melaksanakan CKG. Kita mintak bantu untuk di fasilitasi ke dinas terkait (di provinsi untuk melaksanakan CKG),” ujar Hazli kepada Taktiknews.com.
Selain menyasar masyarakat umum, program CKG juga mulai diterapkan di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru. Sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) telah mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis tersebut.
“Sudah mulai sebagian (OPD mengikuti CKG). Seperti kemaren kita laksanakan di kantor Walikota Tenayan Raya, sekitar dua minggu yang lalu kita laksanakan,” terangnya.
Di sisi lain, Kepala Bidang P2P Dinkes Kota Pekanbaru, Edi Satriawan, optimistis target yang ditetapkan dapat tercapai hingga akhir tahun. Salah satu upaya yang dilakukan yakni menerbitkan surat edaran kepada aparatur sipil negara agar mengikuti program CKG.
“Optimis (capai target). Kita juga ada buat surat edaran terkait CKG bagi PNS, PPPK,” ucapnya kepada Taktiknews.com.
Program Cek Kesehatan Gratis merupakan salah satu langkah pemerintah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala, sehingga penyakit dapat dideteksi lebih dini dan penanganan dapat dilakukan lebih cepat.***














