TAKTIKNEWS.COM – Monumen pesawat tempur F-16 di kawasan Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin (Lanud Rsn) kini tampil dengan wajah baru. Burung besi buatan Amerika yang pernah memperkuat sistem pertahanan udara Indonesia tersebut telah dicat ulang.
Komandan Lanud Roesmin Nurjadin, Marsma TNI Abdul Haris, menyampaikan bahwa keberadaan monumen ini bukan sekadar pajangan fisik di area pangkalan.
“Keberadaan monumen F-16 memiliki makna lebih dari sekadar penghias kawasan satuan. Monumen tersebut menjadi simbol semangat pengabdian dan profesionalisme,” kata Abdul Haris, Kamis (10/9/2026).
Pengecatan ulang monumen F-16 yang terletak di markas utama Komando Lanud Rsn ini dikerjakan oleh personel Structure Repair Skadron Teknik 045 Depohar 80. Langkah ini dilakukan guna memelihara kondisi fisik pesawat sekaligus mempercantik salah satu ikon di kawasan tersebut.
Tampilan baru pesawat F-16 kini tampak lebih segar. Sentuhan pembaruan terlihat pada bagian ekor pesawat, yang diberi tambahan warna dasar hitam dengan kombinasi ilustrasi gambar berupa kesatria Pandawa, Arjuna, yang sedang memanah.
Pengecatan ini diharapkan tidak hanya memberikan nilai estetika bagi lingkungan pangkalan, tetapi juga merawat bagian dari sejarah perjalanan penerbangan TNI Angkatan Udara (TNI AU).
“Monumen ini menjadi pengingat bagi kita semua akan sejarah, semangat, dedikasi, dan kejayaan para prajurit TNI Angkatan Udara dalam melaksanakan tugas menjaga kedaulatan udara Indonesia,” tegas Abdul Haris.
Selain monumen F-16, kawasan Lanud Rsn juga memiliki ikon lain berupa monumen pesawat tempur A-4 Skyhawk. Pesawat tersebut mencatatkan sejarah panjang dalam pertahanan udara Indonesia pada dekade 1980-an.
Monumen A-4 Skyhawk berada di depan pos pintu masuk utama Lanud Rsn dan diresmikan oleh Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Imam Sufaat pada 25 Februari 2012.***














