Banner Website
Daerah

Bupati Bengkalis Fokuskan PAUD dan Perempuan KAT di Bantan Timur

35
×

Bupati Bengkalis Fokuskan PAUD dan Perempuan KAT di Bantan Timur

Sebarkan artikel ini
Bupati Bengkalis Fokuskan PAUD dan Perempuan KAT di Bantan Timur
Bupati Bengkalis Kasmarni ke Desa Bantan Timur, Kecamatan Bantan, Rabu (21/1/2026). /Taktiknews/Alfin

Taktiknews.com, Bantan – Kunjungan kerja Bupati Bengkalis Kasmarni ke Desa Bantan Timur, Kecamatan Bantan, Rabu (21/1/2026), dengan fokus pada penguatan pendidikan anak usia dini serta pemberdayaan perempuan dari Komunitas Adat Terpencil (KAT).

Agenda kunjungan diawali di Satuan PAUD Sejenis (SPS) Maryam, lembaga pendidikan yang selama ini aktif memberikan layanan pendidikan dasar bagi anak-anak suku asli di wilayah tersebut.

Dalam kesempatan itu, Bupati Kasmarni menyerahkan piagam penghargaan kepada Pemerintah Desa Bantan Timur atas keberhasilannya meraih Juara I Tingkat Nasional Lomba Desa Ramah Perempuan, Peduli Anak, dan Pendidikan. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Penjabat Kepala Desa Bantan Timur, Husni.

Bupati Kasmarni menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut dan menilai keberhasilan itu tidak terlepas dari peran para pendidik dan masyarakat desa yang konsisten mendorong pendidikan inklusif.

“Apa yang dilakukan di Desa Bantan Timur menunjukkan bahwa pembangunan desa harus menyentuh kelompok paling rentan, terutama perempuan dan anak-anak,” ujar Kasmarni.

Ia secara khusus mengapresiasi peran Ibu Tukirah selaku pengelola SPS Maryam yang dinilai telah memberikan kontribusi besar dalam meningkatkan kesadaran pendidikan anak usia dini di kalangan masyarakat Suku KAT.

“Dedikasi ini patut menjadi contoh. Pendidikan sejak usia dini adalah fondasi utama dalam membentuk generasi yang lebih baik di masa depan,” katanya.

Dalam dialog bersama pengelola PAUD, terungkap sejumlah persoalan yang masih dihadapi, mulai dari keterbatasan sarana transportasi bagi anak-anak, minimnya alat permainan edukatif, hingga persoalan anak putus sekolah di komunitas suku asli. Selain itu, kondisi halaman sekolah yang belum memadai membuat fasilitas bermain luar ruang belum dapat dimanfaatkan secara optimal.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Kasmarni meminta pihak SPS Maryam segera menyusun proposal kebutuhan sarana dan prasarana agar dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah melalui koordinasi dengan Baznas Kabupaten Bengkalis.

“Kita akan upayakan solusi melalui kolaborasi. Silakan lengkapi proposalnya, nanti akan kita dorong agar bisa dibantu sesuai mekanisme yang ada,” ujarnya.

Usai meninjau sektor pendidikan, Bupati Bengkalis melanjutkan kunjungan ke usaha pengolahan arang tempurung kelapa milik Ibu Sani. Usaha tersebut mempekerjakan perempuan dari Suku KAT dan dinilai sebagai contoh konkret pemberdayaan ekonomi berbasis masyarakat adat.

Bupati Kasmarni memberikan apresiasi atas inisiatif tersebut karena mampu membuka lapangan kerja sekaligus meningkatkan pendapatan perempuan di desa.

“Kemandirian ekonomi perempuan adalah kunci kesejahteraan keluarga dan desa. Apa yang dilakukan ini patut kita dukung dan kembangkan,” ucapnya.

Kunjungan kerja ini menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan desa yang berorientasi pada keadilan sosial, pelestarian budaya, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Turut mendampingi Bupati dalam kegiatan tersebut antara lain Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bengkalis Emilda Susanti, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Ismail, sejumlah kepala perangkat daerah, Camat Bantan Rafli Kurniawan, Pj Kepala Desa Bantan Timur Husni, serta tokoh masyarakat, adat, agama, perempuan, dan pemuda setempat.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *