Taktiknews.com, Pekanbaru – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca bagi masyarakat Provinsi Riau pada Sabtu, 31 Januari 2026. Sejumlah wilayah diprakirakan berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
Secara umum, kondisi cuaca di Riau didominasi cerah berawan hingga berawan, namun hujan dengan intensitas ringan sampai sedang berpeluang terjadi sejak pagi hari hingga dini hari di beberapa kabupaten.
Pada pagi hari, BMKG memprakirakan cuaca kabur hingga cerah berawan. Meski demikian, hujan ringan hingga sedang berpotensi mengguyur wilayah Rokan Hulu, Kampar, dan Kuantan Singingi.
Memasuki siang hingga sore, cuaca relatif cerah hingga cerah berawan. Namun, potensi hujan masih terpantau di sejumlah daerah seperti Rokan Hilir, Kampar, Kuantan Singingi, dan Siak dengan intensitas ringan hingga sedang.
Sementara pada malam hari, kondisi cuaca diprakirakan cerah berawan hingga berawan. Hujan ringan masih berpeluang turun di sebagian wilayah Kampar dan Kuantan Singingi.
BMKG juga mencatat, pada dini hari, udara kabur hingga berawan kembali mendominasi dengan potensi hujan ringan hingga sedang di Rokan Hulu, Kampar, Kuantan Singingi, serta Indragiri Hulu.
Forecaster On Duty BMKG Riau, Putri Santy S, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.
“Perlu diwaspadai hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang berpotensi disertai petir dan angin kencang di wilayah Kampar, Kuantan Singingi, dan Rokan Hulu, terutama pada pagi, siang hingga sore, serta dini hari,” ujarnya kepada Taktiknews.com.
Dari sisi kondisi udara, suhu di Riau berkisar antara 23 hingga 33 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan mencapai 55 hingga 98 persen. Arah angin umumnya bertiup dari utara hingga timur dengan kecepatan sekitar 10-30 kilometer per jam.
Untuk wilayah perairan, BMKG memastikan kondisi laut masih relatif aman. Tinggi gelombang di perairan Riau diprakirakan berkisar 0,5 hingga 1,25 meter, atau masuk kategori rendah.
Selain itu, BMKG juga melaporkan perkembangan titik panas (hotspot) di Pulau Sumatera. Hingga pukul 23.00 WIB, terdeteksi 65 hotspot yang tersebar di sejumlah provinsi.
Rinciannya meliputi Aceh 18 titik, Kepulauan Riau 17 titik, Sumatera Utara 9 titik, Kepulauan Bangka Belitung 7 titik, Jambi 4 titik, Sumatera Barat 1 titik, dan Provinsi Riau sebanyak 9 titik.
Di wilayah Riau, hotspot terpantau di Kabupaten Pelalawan (4 titik), Kabupaten Siak (2 titik), Kabupaten Indragiri Hilir (2 titik), serta Kota Dumai (1 titik).
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap dinamika cuaca serta potensi kebakaran lahan, khususnya di wilayah yang terpantau memiliki titik panas.***













