Daerah

Warga Diminta Jadi Garda Terdepan, Kapolsek Rambah Perkuat Pencegahan Karhutla

×

Warga Diminta Jadi Garda Terdepan, Kapolsek Rambah Perkuat Pencegahan Karhutla

Sebarkan artikel ini
Warga Diminta Jadi Garda Terdepan, Kapolsek Rambah Perkuat Pencegahan Karhutla
Polsek Rambah bersama sejumlah instansi terkait terus mendorong keterlibatan warga melalui kegiatan Sosialisasi Penanggulangan Bencana Masyarakat Peduli Api (MPA) di Aula Desa Sialang Jaya, Kecamatan Rambah, Kamis (4/6/2026). Taktiknews/Melva

Taktiknews.com, Rohul โ€“ Peran masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Karena itu, Polsek Rambah bersama sejumlah instansi terkait terus mendorong keterlibatan warga melalui kegiatan Sosialisasi Penanggulangan Bencana Masyarakat Peduli Api (MPA) di Aula Desa Sialang Jaya, Kecamatan Rambah, Kamis (4/6/2026).

Kapolsek Rambah AKP Yani Marjoni hadir langsung dalam kegiatan tersebut bersama Sekretaris Camat Rambah Kamal yang mewakili Camat Rambah, Kepala Desa Sialang Jaya Toufik Ahmadi, Penyuluh UPT KPH Rokan Hulu Harisman, Kabid BPBD Rokan Hulu Afrizal yang mewakili Kepala BPBD, unsur BPD, pendamping desa, serta peserta sosialisasi lainnya.

Sosialisasi difokuskan pada peningkatan kesadaran masyarakat terhadap bahaya karhutla sekaligus memperkuat kesiapsiagaan warga dalam mendeteksi dan mencegah potensi kebakaran sejak dini.

Kapolsek Rambah AKP Yani Marjoni menegaskan bahwa upaya pencegahan karhutla membutuhkan kerja sama seluruh pihak, terutama masyarakat yang berada langsung di lingkungan rawan kebakaran.

โ€œKebakaran hutan dan lahan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau aparat semata, tetapi membutuhkan kepedulian serta komitmen bersama dari seluruh masyarakat,โ€ ujarnya kepada Taktiknews.com, Kamis (4/6/2026).

Ia menyebut dampak karhutla tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga mengganggu kesehatan masyarakat dan aktivitas ekonomi. Karena itu, warga diminta tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apa pun.

Selain itu, masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun indikasi kebakaran agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

โ€œMari bersama-sama menjaga hutan dan lingkungan agar terhindar dari kebakaran yang dapat merugikan banyak pihak. Apabila menemukan potensi kebakaran, segera laporkan kepada aparat terkait agar dapat ditangani secepatnya,โ€ katanya.

Melalui kegiatan Masyarakat Peduli Api, pemerintah dan aparat berharap lahir kesadaran kolektif di tengah masyarakat untuk menjaga kawasan hutan dari ancaman kebakaran, terutama memasuki periode yang berpotensi rawan karhutla.

Kegiatan berlangsung dalam suasana tertib, aman, dan mendapat respons positif dari peserta yang hadir.

Banner Website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *