Taktiknews.com, Jakarta – Menjelang penutupan tahun 2025 dan memasuki Tahun Baru 2026, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus mengajak seluruh komponen bangsa memperkuat persatuan dan kepedulian sosial, terutama dalam menghadapi bencana alam serta tantangan pengendalian inflasi di berbagai daerah.
Seruan tersebut disampaikan Wamendagri saat memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi, Senin (29/12/2025). Ia menegaskan bahwa momentum Natal dan Tahun Baru (Nataru) seharusnya tidak hanya dimaknai sebagai perayaan, tetapi juga sebagai refleksi kebangsaan.
“Sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto, perayaan Nataru tahun ini harus berlangsung aman dan damai, serta menjadi energi bagi kita semua untuk terus melangkah maju sebagai bangsa yang bersatu,” ujar Akhmad Wiyagus.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada masyarakat yang merayakan Natal dan Tahun Baru di seluruh Indonesia, seraya berharap pergantian tahun membawa optimisme dan kekuatan baru bagi bangsa.
Dalam paparannya, Wamendagri menyoroti kondisi akhir tahun yang diwarnai serangkaian bencana alam, khususnya di wilayah Sumatera. Sejumlah daerah seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat tengah menghadapi musibah yang menimbulkan korban jiwa dan kerugian besar bagi masyarakat.
“Kondisi ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa negara harus hadir secara nyata, melalui kebijakan yang berpihak pada rakyat dan kerja cepat di lapangan,” tegasnya.
Akhmad Wiyagus mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan untuk memperkuat semangat gotong royong serta saling membantu warga yang terdampak bencana.
Menurutnya, solidaritas sosial dan persatuan nasional merupakan modal utama bangsa dalam menghadapi krisis, baik akibat bencana alam maupun tekanan ekonomi.
Selain isu kebencanaan, Wamendagri juga menekankan pentingnya pengendalian inflasi daerah, terutama menjelang akhir tahun ketika permintaan bahan pokok cenderung meningkat. Ia meminta pemerintah daerah aktif menjaga stabilitas harga agar daya beli masyarakat tetap terjaga.
“Kita harus memastikan harga kebutuhan pokok tetap terkendali. Pengendalian inflasi adalah tanggung jawab bersama demi melindungi masyarakat,” pungkasnya.***












