Banner Website
Peristiwa

Wako Pekanbaru Tekankan Musrenbang Fokus Program Nyata, Banjir dan Drainase Jadi Isu Utama

73
×

Wako Pekanbaru Tekankan Musrenbang Fokus Program Nyata, Banjir dan Drainase Jadi Isu Utama

Sebarkan artikel ini
Wako Pekanbaru Tekankan Musrenbang Fokus Program Nyata, Banjir dan Drainase Jadi Isu Utama
Wali Kota (Wako) Pekanbaru, H Agung Nugroho SE MM menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Pekanbaru Kota 2026, Rabu (4/2/2026). /Taktiknews/Mc

Taktiknews.com, Pekanbaru – Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menegaskan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tidak boleh sekadar menjadi agenda formal tahunan. Ia meminta seluruh usulan benar-benar berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat dan dapat dirasakan langsung manfaatnya.

Penegasan tersebut disampaikan Agung Nugroho saat menghadiri Musrenbang Tingkat Kecamatan Pekanbaru Kota Tahun 2026 yang digelar di Aula Kantor Camat Pekanbaru Kota, Jalan Teuku Umar, Rabu (4/2/2026).

Menurut Agung, musrenbang harus menjadi forum strategis yang menghasilkan program prioritas, bukan sekadar daftar keinginan tanpa dampak nyata di lapangan.

“Saya ingin musrenbang ini tidak mengambang. Program yang direncanakan harus jelas ukurannya, jelas prioritasnya, dan yang paling penting bisa langsung dirasakan masyarakat,” tegas Agung.

Ia mengaku sengaja hadir untuk menyerap langsung aspirasi dari kelurahan serta melihat bagaimana dinamika diskusi berlangsung di tingkat kecamatan. Dari pantauannya, sejumlah persoalan mendesak masih menjadi keluhan utama warga.

Banjir, drainase, hingga kesehatan anak menjadi isu dominan yang mengemuka dalam forum tersebut. Selain itu, kebutuhan fasilitas penunjang masyarakat seperti posyandu aktif, layanan cek kesehatan gratis, serta sarana olahraga juga turut diusulkan.

Sementara itu, Camat Pekanbaru Kota, Rein Rizka Karvy, menyampaikan bahwa persoalan normalisasi anak sungai masih menjadi perhatian serius dan diharapkan mendapat penanganan prioritas pada tahun anggaran mendatang.

“Normalisasi anak Sungai Sago dan Sungai Limau masih menjadi atensi utama. Hampir setiap kelurahan mengusulkan perbaikan drainase karena dampaknya langsung dirasakan warga,” jelas Rein.

Tak hanya itu, Kecamatan Pekanbaru Kota juga mengajukan pembangunan dan peningkatan fasilitas posyandu, serta pembangunan gedung serbaguna yang dapat dimanfaatkan sebagai pusat kegiatan masyarakat.

Musrenbang tingkat kecamatan ini diharapkan menjadi pondasi awal penyusunan program pembangunan Kota Pekanbaru tahun 2026 yang lebih tepat sasaran dan berpihak pada kebutuhan warga.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *