Banner Website
Hukum & Kriminal

Viral Kontes Waria dan Dugaan Narkoba, Pemko Pekanbaru Siap Tutup THM Bermasalah

119
×

Viral Kontes Waria dan Dugaan Narkoba, Pemko Pekanbaru Siap Tutup THM Bermasalah

Sebarkan artikel ini
Viral Kontes Waria dan Dugaan Narkoba, Pemko Pekanbaru Siap Tutup THM Bermasalah
Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar. /Taktiknews/Melison

Taktiknews.com, Pekanbaru – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menegaskan tidak akan mentoleransi tempat hiburan malam (THM) yang menyalahgunakan izin operasional. Penegasan ini disampaikan menyusul viralnya dugaan kontes kecantikan waria serta temuan pengunjung positif narkoba di salah satu THM di Pekanbaru.

Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, menegaskan bahwa Pemko siap melakukan penegakan Peraturan Daerah (Perda) secara tegas terhadap pengelola hiburan malam yang melanggar aturan.

“Setiap izin usaha memiliki batasan yang jelas. Jika ditemukan penyimpangan, tentu izinnya akan kita evaluasi bahkan ditindak,” tegas Markarius, Senin (2/2/2026) kepada Taktiknews.com.

Ia menjelaskan, setelah video kontes kecantikan waria tersebut ramai diperbincangkan di media sosial, Pemko Pekanbaru langsung bergerak cepat dengan melakukan razia bersama Polresta Pekanbaru ke lokasi hiburan malam yang diduga menjadi tempat kegiatan tersebut.

Dari hasil pemeriksaan awal, pihak pengelola mengaku tidak mengetahui adanya kegiatan kontes kecantikan waria yang berlangsung di tempat usaha mereka. Meski demikian, Pemko menilai pengelola tetap bertanggung jawab penuh atas seluruh aktivitas yang terjadi di dalam lokasi hiburan.

“Pengawasan itu wajib. Tidak bisa berdalih tidak tahu, karena semua kegiatan di dalam lokasi usaha adalah tanggung jawab pengelola,” ujarnya.

Selain dugaan penyimpangan norma kesusilaan, Pemko Pekanbaru juga menyoroti serius isu peredaran dan penyalahgunaan narkoba di tempat hiburan malam. Markarius menegaskan, THM tidak boleh menjadi ruang bebas bagi praktik asusila maupun narkotika.

Pemko bersama aparat kepolisian dan tokoh masyarakat akan melakukan pembinaan sekaligus pengawasan berkelanjutan terhadap seluruh tempat hiburan malam di Pekanbaru.

“Kami tidak ingin citra Kota Pekanbaru tercoreng. Hiburan malam harus berjalan sesuai aturan, bukan menjadi sumber masalah sosial,” katanya.

Markarius pun mengingatkan para pengelola THM agar tidak lalai dan lebih proaktif mengontrol aktivitas di lokasi usaha mereka. Ia memastikan, sanksi tegas hingga penutupan tempat usaha akan diberlakukan jika ditemukan pelanggaran serupa di kemudian hari.

“Kalau masih bandel dan terbukti melanggar, Pemko tidak akan ragu mengambil tindakan tegas,” tutupnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *