Banner Website
Daerah

Unri-Pemko Pekanbaru Bahas Revitalisasi Danau untuk Atasi Banjir Kota

46
×

Unri-Pemko Pekanbaru Bahas Revitalisasi Danau untuk Atasi Banjir Kota

Sebarkan artikel ini
Unri-Pemko Pekanbaru Bahas Revitalisasi Danau untuk Atasi Banjir Kota
Unri-Pemko Pekanbaru Bahas Revitalisasi Danau untuk Atasi Banjir Kota saat kunjungan kerja di UNRI, Jumat (2/1/2026)./TN/Yw

Taktiknews.com, Pekanbaru – Penanganan banjir di Kota Pekanbaru mendapat perhatian serius melalui kolaborasi antara Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dan Universitas Riau (Unri). Hal ini terlihat dari kunjungan resmi Pemko Pekanbaru ke Kampus Bina Widya Unri yang berlangsung di Ruang Kunto Darussalam, Jumat (2/1/2026).

Pertemuan ini difokuskan pada pembahasan revitalisasi danau di kawasan Kampus Bina Widya sebagai bagian dari perencanaan pengendalian banjir, khususnya di wilayah Kecamatan Bina Widya dan Tuah Madani yang kerap terdampak genangan air.

Rektor Universitas Riau, Prof Dr Sri Indarti SE MSi, mengukapkan Unri siap berperan aktif mendukung program Pemko Pekanbaru dengan memaksimalkan sumber daya akademik yang dimiliki.

“Universitas Riau terbuka untuk berkolaborasi, tidak hanya dalam penataan kawasan danau, tetapi juga melalui kegiatan pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat,” ujar Rektor.

Sementara itu, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho SE MM menegaskan persoalan banjir masih menjadi tantangan utama pembangunan kota. Menurutnya, keberadaan danau di lingkungan Unri memiliki potensi besar sebagai kawasan resapan air dan danau retensi.

“Kami membutuhkan sinergi dengan Unri agar danau-danau ini dapat dioptimalkan sebagai bagian dari solusi pengendalian banjir, terutama di kawasan Jalan Soebrantas dan sekitarnya,” ungkap Agung Nugroho.

Selain isu banjir, Pemko Pekanbaru juga menyampaikan rencana penataan infrastruktur jalan di sekitar kampus. Salah satu yang menjadi perhatian adalah Jalan Bangau Sakti yang dinilai membutuhkan penataan ulang untuk mengurangi kepadatan lalu lintas.

“Pemko berencana mengembangkan Jalan Bangau Sakti menjadi dua jalur dengan konsep kawasan ramah pejalan kaki, terinspirasi dari penataan Malioboro,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Tim Revitalisasi Danau Universitas Riau yang diwakili Dr Joko Samiaji memaparkan rencana interkoneksi Danau Bina Widya. Program ini dirancang tidak hanya sebagai danau retensi pengendali banjir, tetapi juga sebagai kawasan konservasi lingkungan dan sarana edukasi bagi masyarakat.

Pertemuan strategis tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan Universitas Riau, di antaranya Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum Yuana Nurulita SSi MSi PhD, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Dr Ir Sofyan Husein Siregar MPhil, serta para kepala biro, ketua tim, dan ketua kelompok kerja terkait.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *