Banner Website
Nasional

Universitas Pahlawan Bangun Kebun Raya, JK Ingatkan Ancaman Kerusakan Alam

43
×

Universitas Pahlawan Bangun Kebun Raya, JK Ingatkan Ancaman Kerusakan Alam

Sebarkan artikel ini
Universitas Pahlawan Bangun Kebun Raya, JK Ingatkan Ancaman Kerusakan Alam
Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Muhammad Jusuf Kalla, resmikan Kebun Raya Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai di Bangkinang, Kabupaten Kampar bertepatan dengan wisuda Universitas Pahlawan di SKA CoEx Pekanbaru, Rabu (14/1/2026). /Taktiknews/Melison

Taktiknews.com, Pekanbaru – Komitmen penguatan isu lingkungan dan konservasi kembali ditegaskan melalui peresmian Kebun Raya Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai di Bangkinang, Kabupaten Kampar.

Peresmian tersebut dilakukan langsung oleh Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Muhammad Jusuf Kalla, dalam rangkaian acara wisuda Universitas Pahlawan di SKA CoEx Pekanbaru, Rabu (14/1/2026).

Dengan mengucap basmalah, Jusuf Kalla secara simbolis meresmikan kebun raya yang digagas sebagai ruang hijau berbasis edukasi dan riset tersebut. Ia menekankan bahwa keberadaan kebun raya harus menjadi pengingat pentingnya keseimbangan antara pemanfaatan dan pelestarian alam.

“Alam harus dijaga dengan bijak. Kita boleh mengambil manfaatnya, tetapi tidak dengan cara merusaknya. Ketika alam diabaikan, bencana akan datang,” tegas Jusuf Kalla dalam pesannya.

Langkah Universitas Pahlawan ini mendapat apresiasi dari Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi.

Ia menilai kebun raya tersebut sejalan dengan arah kebijakan Pemerintah Provinsi Riau yang menempatkan isu lingkungan sebagai prioritas pembangunan berkelanjutan melalui program Riau Hijau.

“Upaya yang dilakukan Universitas Pahlawan ini sangat sejalan dengan visi Riau menjaga keseimbangan ekologis demi keberlanjutan bumi dan generasi mendatang,” ujarnya.

Syahrial juga mengungkapkan bahwa secara nasional, Riau memiliki posisi strategis dalam agenda konservasi. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan telah menetapkan Riau bersama Kalimantan Tengah sebagai wilayah dengan Nilai Konservasi Tinggi (High Conservation Value/HCV), yang memiliki peran penting dalam menjaga keanekaragaman hayati Indonesia.

Sementara itu, Rektor Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Amir Luthfi, menjelaskan bahwa kebun raya ini dirancang bukan sekadar ruang hijau, tetapi menjadi pusat pembelajaran, penelitian, dan inovasi lingkungan yang terbuka bagi akademisi maupun masyarakat umum.

“Kerentanan lingkungan di Sumatera, seperti banjir dan longsor yang kerap terjadi di Riau dan daerah sekitar, menjadi pengingat pentingnya ruang konservasi berbasis ilmu pengetahuan,” jelas Amir.

Ia menambahkan, Kebun Raya Universitas Pahlawan diharapkan menjadi laboratorium alam yang mendukung riset biodiversitas, kegiatan pembelajaran mahasiswa, serta pengabdian masyarakat yang berorientasi pada solusi lingkungan.

Dengan diresmikannya kebun raya ini, Universitas Pahlawan menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga aktif berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan berbasis riset dan inovasi.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *