Banner Website
Daerah

Tiga Sekolah Rakyat Beroperasi di Riau, Negara Hadir untuk Pendidikan Anak Miskin

46
×

Tiga Sekolah Rakyat Beroperasi di Riau, Negara Hadir untuk Pendidikan Anak Miskin

Sebarkan artikel ini
Tiga Sekolah Rakyat Beroperasi di Riau, Negara Hadir untuk Pendidikan Anak Miskin
Pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial terus memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Di Provinsi Riau. (Taktiknews/Mc)

Taktiknews.com, Pekanbaru Pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial terus memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Di Provinsi Riau, hingga saat ini tiga Sekolah Rakyat telah resmi beroperasi, dua di Kota Pekanbaru dan satu lainnya di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil).

Kepala Dinas Sosial Provinsi Riau, Zulfadli, mengatakan Sekolah Rakyat yang ada di Riau melayani jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) dengan sistem pendidikan berasrama. Program ini mulai berjalan sejak tahun 2025.

“Saat ini Sekolah Rakyat di Riau sudah beroperasi seluruhnya. Dua berlokasi di Pekanbaru dan satu di Rohil, semuanya menerapkan sistem asrama,” ujar Zulfadli kepada Taktiknews.com.

Berdasarkan data Dinas Sosial Riau, total siswa yang mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat mencapai 225 orang. Rinciannya, 100 siswa berada di Sekolah Rakyat Rumbai Pekanbaru, 50 siswa di Sekolah Rakyat Asrama Haji Pekanbaru, dan 75 siswa di Sekolah Rakyat Kabupaten Rokan Hilir.

“Jumlah siswa terbanyak memang berada di Pekanbaru, namun seluruh sekolah rakyat di Riau berjalan aktif dan penuh,” jelasnya.

Program Sekolah Rakyat dirancang khusus untuk menjangkau anak-anak dari keluarga kurang mampu yang selama ini menghadapi keterbatasan akses terhadap pendidikan berkualitas. Proses penerimaan siswa dilakukan secara selektif dan transparan, dengan pendataan langsung oleh tim Program Keluarga Harapan (PKH) Kementerian Sosial.

Zulfadli menegaskan, kehadiran Sekolah Rakyat merupakan wujud nyata komitmen negara dalam memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.

“Sekolah Rakyat memastikan anak-anak dari keluarga miskin tetap bisa mengenyam pendidikan gratis dan bermutu. Ini adalah upaya pemerintah agar tidak ada anak di Riau yang tertinggal hanya karena faktor ekonomi,” tegasnya.

Tak berhenti di tiga lokasi, pemerintah pusat juga telah merencanakan pembangunan Sekolah Rakyat baru di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Berbeda dari sekolah sebelumnya yang memanfaatkan bangunan eksisting, Sekolah Rakyat di Kuansing akan dibangun dari nol menggunakan anggaran APBN.

“Pembangunan direncanakan dimulai tahun ini. Targetnya, akhir 2026 Sekolah Rakyat di Kuansing sudah bisa beroperasi dan menerima siswa,” pungkas Zulfadli.

Dengan pengembangan Sekolah Rakyat ini, Pemerintah berharap pemerataan pendidikan di Riau semakin kuat dan mampu mencetak generasi muda yang berdaya saing, tanpa terkendala latar belakang ekonomi.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *