Taktiknews.com, Kampar – Upaya menjaga kepercayaan publik terhadap aparat kepolisian terus diperkuat. Integritas Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak pelayanan keamanan di desa menjadi fokus utama melalui pelaksanaan tes urin mendadak terhadap personel Bhabinkamtibmas di wilayah hukum Polres Kampar, Rabu (28/1/2026).
Pemeriksaan dilakukan secara selektif terhadap 21 personel Bhabinkamtibmas yang mengikuti apel bulanan. Langkah ini dipandang sebagai bentuk pengawasan internal untuk memastikan petugas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat benar-benar bersih dari penyalahgunaan narkoba.
Bhabinkamtibmas memiliki peran strategis sebagai figur polisi yang paling dekat dengan masyarakat. Mereka tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi contoh dalam sikap, perilaku, dan moralitas.
Karena itu, pengawasan terhadap perilaku personel dinilai penting agar kehadiran aparat di tengah masyarakat tetap membawa rasa aman dan kepercayaan.
“Bhabinkamtibmas harus menjadi teladan. Integritas mereka tidak boleh tercoreng oleh penyimpangan apa pun,” ujar Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan saat di konfimasi oleh Taktiknews.com.
Pengecekan urin ini dilaksanakan oleh Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) sebagai bagian dari langkah pencegahan dini. Kegiatan tersebut juga disaksikan Wakapolres Kampar Kompol Rizki Hidayat dan Kasi Propam Iptu Nofrizal.
Menurut Kapolres, pengawasan internal bukan bentuk ketidakpercayaan, melainkan komitmen untuk menjaga standar moral dan profesionalisme aparat.
“Kepercayaan masyarakat hanya bisa dibangun jika aparatnya bersih dan berintegritas,” tegasnya.
Dari hasil pemeriksaan, seluruh personel yang menjalani tes urin dinyatakan negatif narkoba. Hasil ini memperkuat keyakinan bahwa Bhabinkamtibmas Polres Kampar masih menjaga komitmen moral dalam menjalankan tugasnya.
Kasi Propam Polres Kampar, Iptu Nofrizal, menyampaikan bahwa hasil tersebut menjadi indikator positif, namun pengawasan akan tetap dilakukan secara berkelanjutan.
“Ini hasil yang baik, tetapi pengawasan tidak berhenti di sini. Pencegahan harus terus dilakukan,” ujarnya.
Langkah ini dinilai sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat citra Polri yang profesional dan dipercaya masyarakat, dengan menempatkan integritas personel sebagai fondasi utama pelayanan publik.***














