Banner Website
Nasional

Sepuluh Dapur SPPG Bintan Dukung Makan Bergizi Gratis

69
×

Sepuluh Dapur SPPG Bintan Dukung Makan Bergizi Gratis

Sebarkan artikel ini
Sepuluh Dapur SPPG Bintan Dukung Makan Bergizi Gratis
Bupati Bintan, Roby Kurniawan. (TN/Antara)

Taktiknews.com, Bintan – Peningkatan kualitas gizi masyarakat terus dipercepat di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau. Hingga awal 2026, sebanyak sepuluh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah beroperasi untuk mendukung pelaksanaan Program Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyasar kelompok rentan di berbagai wilayah.

Bupati Bintan, Roby Kurniawan, menyampaikan keberadaan dapur SPPG menjadi bagian penting dalam memastikan layanan gizi berjalan merata dan berkelanjutan. Pemerintah daerah, kata dia, terus bersinergi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) dalam memperluas cakupan program strategis nasional ini.

“BGN menargetkan pembangunan 22 dapur SPPG di Bintan. Saat ini, sembilan dapur tambahan, termasuk di wilayah 3T, masih dalam tahap pembangunan,” ujar Roby, Jumat (16/1/2026).

Program MBG di Bintan ditujukan untuk sekitar 43 ribu penerima manfaat, mencakup pelajar, balita, ibu hamil, ibu menyusui, serta kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian gizi khusus.

Dalam kesempatan itu, Roby menyampaikan pemerintah daerah baru saja meresmikan dua dapur SPPG terbaru, masing-masing berada di Km 20 Gunung Lengkuas dan Kampung Jati, Kijang Kota. Kedua dapur ini langsung melayani ribuan penerima manfaat.

SPPG Gunung Lengkuas melayani sekitar 2.700 orang, sementara SPPG Kampung Jati menjangkau 2.978 penerima manfaat MBG setiap harinya.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bintan, kami mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penyediaan dapur SPPG.

Ini merupakan langkah nyata meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pemenuhan gizi yang berkualitas,” kata Roby.

Selain kualitas makanan, Roby juga menekankan pentingnya standar kebersihan dan kepedulian lingkungan dalam pengelolaan dapur SPPG.

Pengelolaan limbah, khususnya melalui Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), menjadi perhatian utama agar operasional dapur tidak berdampak pada lingkungan sekitar.

“SPPG harus menjadi contoh dapur sehat dan ramah lingkungan. Pengelolaan IPAL perlu dilakukan secara bertanggung jawab agar keberadaan dapur memberi manfaat jangka panjang,” ujarnya.

Secara umum, Roby menilai pengelolaan dapur SPPG di Bintan telah berjalan sesuai standar yang ditetapkan BGN.

Pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan berkomitmen melanjutkan dukungan penuh agar Program Makan Bergizi Gratis menjangkau seluruh kecamatan di Kabupaten Bintan.***

Banner Website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *