Banner Website
Nasional

SAR Temukan Puing Pesawat di Bulusaraung, Evakuasi Terkendala Angin Kencang

51
×

SAR Temukan Puing Pesawat di Bulusaraung, Evakuasi Terkendala Angin Kencang

Sebarkan artikel ini
SAR Temukan Puing Pesawat di Bulusaraung, Evakuasi Terkendala Angin Kencang
SAR Temukan Puing Pesawat di Bulusaraung, Evakuasi Terkendala Angin Kencang. /TN/IST

Taktiknews.com, Sulsel – Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap pesawat PK-THT menunjukkan perkembangan signifikan. Tim SAR gabungan berhasil menemukan sejumlah puing pesawat di kawasan Bukit Bulusaraung, namun proses evakuasi masih terkendala kondisi cuaca ekstrem, khususnya kecepatan angin yang tinggi.

Rangkaian operasi dimulai sejak dini hari dengan apel dan briefing personel pada pukul 05.30 WITA di Base Operasi Lanud HND. Pesawat AI 7301 kemudian diberangkatkan lebih awal menuju sektor pencarian Sas-HND pada pukul 06.47 WITA, disusul helikopter H-2213 yang lepas landas sekitar 20 menit kemudian dengan rute serupa.

Sekitar pukul 07.17 WITA, awak pesawat AI 7301 melaporkan indikasi awal berupa serpihan pesawat berwarna putih yang terlihat dari udara di area Bukit Bulusaraung. Temuan tersebut segera ditindaklanjuti dengan penyampaian koordinat lokasi kepada seluruh unsur SAR pada posisi S 04 55 46 E 119 44 51.

Menanggapi laporan helikopter H-2213 langsung bergerak menuju titik koordinat. Pengamatan lanjutan mengungkap keberadaan serpihan jendela pesawat di sisi utara puncak bukit, yang kemudian dikonfirmasi kembali oleh kru heli sebagai bagian dari badan pesawat.

Sementara itu, tim SAR darat yang bergerak melalui jalur pendakian melaporkan penemuan serpihan pesawat berukuran besar pada pukul 08.02 WITA. Beberapa menit berselang, badan pesawat dengan registrasi PK-THT juga berhasil diidentifikasi di lokasi yang sama.

Namun, hingga saat ini evakuasi melalui jalur udara belum dapat dilakukan. Kecepatan angin di sekitar lokasi dilaporkan mencapai 20 hingga 22 knot, kondisi yang dinilai berisiko tinggi bagi helikopter untuk melakukan manuver maupun pendaratan.

Meski demikian, unsur udara tetap melakukan pemantauan dan pencarian alternatif titik pendaratan terdekat yang memungkinkan untuk menurunkan personel SAR guna melanjutkan proses evakuasi dari darat.

Pihak berwenang memastikan operasi SAR akan terus dilanjutkan dengan mengutamakan keselamatan seluruh personel. Tim gabungan masih menunggu kondisi cuaca yang lebih bersahabat agar proses evakuasi dan penanganan lanjutan dapat dilakukan secara optimal.***

Banner Website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *