Banner Website
Peristiwa

Perjalanan 7 Tahun Hadroh Al-Hijrah: Dari Langkah Kecil hingga Prestasi Tingkat Provinsi

240
×

Perjalanan 7 Tahun Hadroh Al-Hijrah: Dari Langkah Kecil hingga Prestasi Tingkat Provinsi

Sebarkan artikel ini
Perjalanan 7 Tahun Hadroh Al-Hijrah: Dari Langkah Kecil hingga Prestasi Provinsi
Hadroh Al-Hijrah, yang berdiri pada 19 Januari 2019, telah menorehkan cerita perjuangan, pengorbanan, dan prestasi yang membanggakan. (Taktiknews/Muslim)

Taktiknews.com, Mengkapai –  Tujuh tahun bukanlah waktu yang sebentar bagi sebuah komunitas remaja yang lahir dari niat tulus untuk bersholawat dan menebar kebaikan. Hadroh Al-Hijrah, yang berdiri pada 19 Januari 2019, telah menorehkan cerita perjuangan, pengorbanan, dan prestasi yang membanggakan.

Awal berdirinya majelis ini berawal dari sebuah pilihan sederhana namun bermakna. Di bawah bimbingan Pak Supriyadi, S.Pd.I, pendiri bersama para anggota merumuskan nama antara “Al-Burdah” dan “Al-Hijrah”. Kesepakatan pun jatuh pada Al-Hijrah, yang melambangkan perjalanan menuju perbaikan diri dan spiritualitas.

Sejak hari pertama, ketua kelompok memimpin dengan tekad meski menghadapi keterbatasan. “Kadang kami tersandung, ragu, atau membuat kesalahan. Tapi kami tidak pernah berhenti melangkah,” ujar ketua Hadroh Al-Hijrah.

Dalam prosesnya, para anggota belajar dari Hadroh Nuril Mubin (HNB) di Jalan Pulai Tiga, Mengkapan. Tidak hanya teknik bermain rebana dan irama sholawat yang mereka pelajari, tetapi juga adab, keikhlasan, dan semangat kebersamaan. Ilmu dan ketulusan guru menjadi fondasi agar Al-Hijrah bisa berdiri mandiri.

Perjalanan komunitas ini tidak selalu mulus. Konflik internal, kelelahan, keterbatasan fasilitas, dan kritik sering menghampiri. Namun, justru di situlah mereka menemukan nilai kekompakan, kesabaran, dan rasa persaudaraan yang mendalam.

Hasil perjuangan itu pun membuahkan prestasi. Juara 2 tingkat provinsi luar (Kepri – Batam), uara 1 tingkat Provinsi Riau.

Prestasi ini bukan sekadar angka, melainkan bukti bahwa niat baik yang dijalankan dengan konsistensi dan ketulusan akan membuahkan hasil.

Kini, Hadroh Al-Hijrah lebih dari sekadar grup musik rebana. Ia menjadi rumah bagi remaja Mengkapan untuk berkumpul, bersholawat, belajar, dan memperbaiki diri. “Kami tidak sempurna, tapi kami ingin terus menjadi lebih baik bersama,” ungkap ketua komunitas.

Memasuki tahun ketujuh, setiap tabuhan rebana mengingatkan mereka pada kenangan tawa, tangis, lelah, dan doa yang menyatu dalam perjalanan spiritual ini.

Harapannya sederhana namun dalam: semoga Hadroh Al-Hijrah terus hidup, bernafas dalam sholawat, dan menjadi warisan kebaikan yang diteruskan generasi muda Mengkapan. Bagi anggota komunitas, Al-Hijrah bukan sekadar nama, tetapi perjalanan jiwa menuju Allah.***

Banner Website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *