Banner Website
Daerah

Pemprov Riau Tegaskan Relokasi Humanis dan Reboisasi TNTN, AMMP Soroti Pemulihan Tesso Nilo

64
×

Pemprov Riau Tegaskan Relokasi Humanis dan Reboisasi TNTN, AMMP Soroti Pemulihan Tesso Nilo

Sebarkan artikel ini
Pemprov Riau Tegaskan Relokasi Humanis dan Reboisasi TNTN
Pemerintah Provinsi Riau akan jalankan relokasi warga dan rehabilitasi hutan secara humanis dan terukur saat menerima audiensi Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Pelalawan (AMMP), Jumat (13/2/2026). TN/MD

TaktikNews.com, Pekanbaru – Isu pemulihan kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) kembali mengemuka. Pemerintah Provinsi Riau menegaskan komitmennya menjalankan relokasi warga dan rehabilitasi hutan secara humanis dan terukur saat menerima audiensi Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Pelalawan (AMMP), Jumat (13/2/2026).

Audiensi tersebut dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, bersama jajaran terkait. Pertemuan ini menjadi ruang dialog antara pemerintah dan mahasiswa terkait arah kebijakan pemulihan TNTN yang selama ini menjadi sorotan publik.

SF Hariyanto menyampaikan bahwa pemerintah membuka diri terhadap masukan AMMP dan telah memaparkan dasar hukum serta program kerja Tim Percepatan Pemulihan Taman Nasional Tesso Nilo (TP2TNTN). Menurutnya, terdapat titik temu antara pemerintah dan mahasiswa dalam melihat persoalan di lapangan.

“Pemerintah dan teman-teman AMMP sudah sepakat. Kami jelaskan langkah-langkah pemulihan TNTN, termasuk landasan hukum TP2TNTN dalam bekerja,” ujar SF Hariyanto kepada TaktikNews.com.

Ia menegaskan, relokasi tetap dilanjutkan bagi masyarakat yang secara sukarela telah menyerahkan dokumen kepemilikan lahan sawit di kawasan TNTN. Namun, proses tersebut dipastikan mengedepankan pendekatan persuasif dan kemanusiaan.

“Relokasi tidak dilakukan secara terburu-buru. Pemerintah memastikan seluruh fasilitas dasar seperti sekolah, rumah ibadah, dan sarana pendukung lainnya siap terlebih dahulu. Setelah itu, barulah masyarakat dipindahkan,” tegasnya.

Hingga saat ini, Pemprov Riau mencatat sekitar 3.900 subjek kepemilikan dengan luas lahan kurang lebih 10.000 hektare telah diserahkan kepada negara. Untuk tahap awal, pemerintah telah menyiapkan lahan relokasi seluas 632 hektare dan akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH).

Selain relokasi, isu utama lain yang ditekankan adalah pemulihan ekosistem TNTN. Pemerintah memastikan langkah penghijauan kembali menjadi prioritas utama dalam menjaga kelestarian kawasan konservasi tersebut.

“Sebanyak 2.400 hektare lahan akan segera direboisasi. Kita upayakan penanaman ulang secepat mungkin dan hasilnya akan dilaporkan ke Kementerian Kehutanan,” kata SF Hariyanto.

Sementara itu, AMMP menegaskan akan terus mengawal kebijakan pemulihan TNTN agar berjalan transparan, adil, dan tidak merugikan masyarakat kecil. Mereka berharap komitmen pemerintah benar-benar diwujudkan di lapangan, bukan sekadar janji.

Dengan langkah relokasi humanis dan reboisasi masif ini, Pemprov Riau berharap pemulihan Taman Nasional Tesso Nilo dapat berjalan beriringan antara perlindungan lingkungan dan keadilan sosial, sekaligus menjawab kekhawatiran publik terhadap masa depan kawasan konservasi tersebut.***

Banner Website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *