Banner Website
Daerah

Pemprov Riau Perluas MBG, Anak Putus Sekolah hingga Lansia Jadi Sasaran

90
×

Pemprov Riau Perluas MBG, Anak Putus Sekolah hingga Lansia Jadi Sasaran

Sebarkan artikel ini
Pemprov Riau Perluas MBG, Anak Putus Sekolah hingga Lansia Jadi Sasaran
Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi saat dialog interaktif di RRI Pekanbaru, Senin (12/1/2026)./TN/RRI

Taktiknews.com, Pekanbaru – Pemerintah Provinsi Riau resmi memperluas sasaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Program yang sebelumnya fokus pada pelajar kini menjangkau anak usia sekolah yang tidak mengenyam pendidikan formal, tenaga pendidik, hingga kelompok lanjut usia, dengan total penerima manfaat mencapai 2.010.204 jiwa.

Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, mengatakan perluasan ini merupakan tindak lanjut kebijakan pemerintah pusat untuk memastikan pemenuhan gizi masyarakat, khususnya generasi muda yang masih berada pada masa tumbuh kembang.

โ€œAnak usia sekolah yang tidak sekolah juga masuk dalam sasaran. Mereka yang putus sekolah atau tinggal di panti asuhan harus tetap mendapatkan hak yang sama dalam pemenuhan gizi,โ€ ujar Syahrial, Senin (12/1/2026) dilansir dari RRI Pekanbaru.

Syahrial yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas MBG Riau menegaskan, asupan gizi yang cukup bukan hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga membentuk pola hidup dan kebiasaan makan sehat sejak dini.

โ€œMasih banyak anak yang tidak terbiasa makan sayur dan buah. Lewat program ini, mereka bukan hanya kenyang, tetapi juga belajar pola konsumsi makanan yang sehat dan seimbang,โ€ jelasnya.

Tak hanya siswa, seluruh unsur pendukung sekolah juga masuk dalam daftar penerima MBG.

Mulai dari guru, tenaga kependidikan, hingga petugas kebersihan dan keamanan sekolah akan mendapatkan manfaat dari program tersebut.

Sementara itu, untuk kelompok lansia, Pemprov Riau masih menunggu penetapan teknis lebih lanjut, termasuk batas usia penerima serta mekanisme penyalurannya.

Hal ini dikarenakan sebaran lansia yang tidak terpusat seperti peserta didik.

โ€œKalau anak-anak bisa melalui sekolah, lansia tentu butuh skema khusus karena tersebar di berbagai wilayah. Ini masih kita matangkan,โ€ tambahnya.

Syahrial berharap seluruh pihak ikut mengawal pelaksanaan MBG agar berjalan optimal dan tepat sasaran.

Ia juga menegaskan Pemprov Riau terbuka terhadap kritik dan masukan guna menyempurnakan program tersebut.

โ€œProgram ini untuk masyarakat. Evaluasi akan terus dilakukan agar manfaatnya benar-benar dirasakan,โ€ tutupnya.***

Banner Website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *