Banner Website
Ekonomi & Bisnis

Pekan Rasa Asia Nusantara Dibuka, Dorong UMKM Kuliner Riau Bangkit di Akhir Tahun

64
×

Pekan Rasa Asia Nusantara Dibuka, Dorong UMKM Kuliner Riau Bangkit di Akhir Tahun

Sebarkan artikel ini
Pekan Rasa Asia Nusantara Dibuka, Dorong UMKM Kuliner Riau Bangkit di Akhir Tahun
Pemerintah Provinsi Riau resmi membuka festival kuliner Pekan Rasa Asia dan Nusantara yang digelar di Mall Pekanbaru X Change, Senin (29/12/2025)./TN/MD

Taktiknews.com, Pekanbaru – Pemerintah Provinsi Riau resmi membuka festival kuliner Pekan Rasa Asia dan Nusantara yang digelar di Mall Pekanbaru X Change, Senin (29/12/2025). Ajang ini menjadi ruang temu bagi ragam cita rasa Asia dan kuliner Nusantara sekaligus mendorong geliat ekonomi kreatif di momen libur akhir tahun.

Kegiatan tersebut digagas oleh Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Provinsi Riau bekerja sama dengan manajemen pusat perbelanjaan, dengan melibatkan pelaku UMKM kuliner dan komunitas budaya dari berbagai latar belakang.

Pembukaan acara diwakili oleh Sekretaris Disperindagkop UKM Provinsi Riau, Roni Indrakusuma, yang menyampaikan bahwa festival kuliner ini memiliki peran strategis dalam memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus memperkenalkan keberagaman budaya melalui makanan.

“Festival ini bukan hanya soal rasa, tetapi juga sarana mempererat kebersamaan, mempromosikan budaya, dan membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM lokal,” kata Roni kepada taktiknews.com.

Pekan Rasa Asia dan Nusantara dijadwalkan berlangsung selama hampir dua pekan, mulai 23 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Rentang waktu tersebut dipilih untuk memaksimalkan arus kunjungan masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru.

Roni menjelaskan, kuliner menjadi medium yang efektif dalam menyatukan perbedaan. Melalui festival ini, pengunjung dapat menikmati sajian dari berbagai negara Asia yang berpadu dengan kekayaan kuliner Nusantara, termasuk masakan khas Melayu Riau yang sarat nilai sejarah dan filosofi.

Ia juga menyinggung posisi strategis Provinsi Riau yang sejak lama berada di jalur perdagangan internasional Selat Malaka. Kondisi tersebut menjadikan Riau sebagai titik temu berbagai budaya, yang turut membentuk karakter kuliner daerah dengan cita rasa khas dan berdaya saing.

Dari sisi ekonomi, festival ini dinilai mampu memberikan dampak langsung bagi pelaku UMKM, khususnya sektor kuliner dan pariwisata berbasis budaya. Pemerintah Provinsi Riau berharap kegiatan semacam ini dapat memperluas akses promosi, meningkatkan penjualan, serta memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat.

“Melalui sinergi antara pekerja, UMKM, dan masyarakat, kita ingin mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Pekan Rasa Asia dan Nusantara diharapkan tidak hanya menjadi destinasi hiburan keluarga, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi kreatif Riau dalam menyongsong awal tahun 2026 dengan optimisme baru.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *