Banner Website
Peristiwa

Pascabencana Banjir, Sekolah di Langsa Dibersihkan Demi Pulihkan Aktivitas Belajar

47
×

Pascabencana Banjir, Sekolah di Langsa Dibersihkan Demi Pulihkan Aktivitas Belajar

Sebarkan artikel ini
Pascabencana Banjir, Sekolah di Langsa Dibersihkan Demi Pulihkan Aktivitas Belajar
Personel Polres Langsa berkolaborasi dengan dewan guru SMP Negeri 2 Langsa melaksanakan kegiatan bakti sosial membersihkan halaman dan ruang-ruang belajar yang terdampak banjir, Senin (29/12/2025)./TN/Mc

Taktiknews.com, Langsa – Dampak banjir yang melanda Kota Langsa beberapa waktu lalu tidak hanya merusak permukiman, tetapi juga mengganggu aktivitas pendidikan. Lumpur sisa genangan masih menutupi sejumlah fasilitas sekolah dan berpotensi menghambat proses belajar mengajar. Menyikapi kondisi tersebut, aparat kepolisian bersama tenaga pendidik turun langsung melakukan aksi pembersihan lingkungan sekolah.

Personel Polres Langsa berkolaborasi dengan dewan guru SMP Negeri 2 Langsa melaksanakan kegiatan bakti sosial membersihkan halaman dan ruang-ruang belajar yang terdampak banjir, Senin (29/12/2025). Aksi gotong royong ini menjadi bagian dari upaya pemulihan sektor pendidikan pascabencana.

Banjir akibat hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi pada 26–27 November 2025 menyebabkan lumpur tebal mengendap di lingkungan sekolah. Meski air telah surut, sisa material banjir dinilai dapat mengganggu kenyamanan dan keselamatan siswa jika tidak segera ditangani.

Dengan menggunakan peralatan manual seperti sekop, cangkul, dan gerobak dorong, personel kepolisian dan para guru bahu-membahu membersihkan lumpur dari area sekolah. Fokus utama pembersihan diarahkan ke halaman dan ruang kelas agar fasilitas pendidikan dapat kembali digunakan.

Kepala SMP Negeri 2 Langsa Abdul Muthalib menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang ditunjukkan aparat kepolisian. Ia menilai kehadiran Polri memberikan dampak langsung terhadap kesiapan sekolah dalam memulai kembali kegiatan belajar.

“Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Berkat gotong royong bersama Polres Langsa, lingkungan sekolah dapat segera dibersihkan dan siap digunakan kembali,” ujarnya, Senin (5/1/2026).

Ia menambahkan, dukungan tersebut memberi semangat bagi siswa dan tenaga pendidik untuk kembali menjalankan aktivitas pembelajaran. Dengan selesainya pembersihan, sekolah dinyatakan siap memulai kegiatan belajar mengajar sesuai jadwal.

Sementara itu, Kapolres Langsa AKBP Mughi Prasetyo Habrianto, S.I.K., melalui Kasat Binmas AKP Budi, menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus komitmen mendukung pemulihan pascabencana, khususnya di sektor pendidikan.

“Kami ingin memastikan fasilitas pendidikan bisa segera berfungsi kembali. Pemulihan pascabencana tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga keberlangsungan pendidikan generasi muda,” ujarnya.

Polres Langsa, lanjutnya, akan terus memperkuat sinergi dengan sekolah, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam penanganan dampak bencana. Diharapkan, kolaborasi tersebut mampu mempercepat pemulihan dan memastikan aktivitas pendidikan di wilayah terdampak kembali berjalan normal.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *