Bengkalis, Taktiknews.com – Bandar Laksamana menjadi saksi pertemuan iman dan kebersamaan ketika Pawai Ta’aruf Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-50 Tingkat Kabupaten Bengkalis digelar, Sabtu (13/12/2025).
Ribuan peserta dari berbagai penjuru Negeri Junjungan memadati rute pawai, mengawali rangkaian MTQ dengan suasana khidmat dan semarak.
Di tengah lautan manusia tersebut, Pemerintah Desa (Pemdes) Kembung Baru tampil menonjol dengan kekompakan dan semangat yang utuh. Kehadiran rombongan desa ini bukan sekadar mengisi barisan pawai, melainkan menegaskan komitmen nyata dalam mendukung perhelatan keagamaan terbesar di Kabupaten Bengkalis.
Partisipasi Pemdes Kembung Baru lahir dari semangat kolektif untuk menghidupkan nilai-nilai Al-Qur’an di ruang publik. Kebersamaan yang terbangun sepanjang pawai menghadirkan suasana hangat, dan penuh persatuan, sebuah ikhtiar membangun masyarakat yang religius, berakhlak Qur’ani, dan berakar kuat pada nilai kebersamaan.
Pawai Ta’aruf secara resmi dilepas oleh Wakil Bupati Bengkalis, H. Bagus Santoso, yang mewakili Bupati Bengkalis, melalui pengibaran bendera start dari panggung kehormatan di Desa Api-Api, Kecamatan Bandar Laksamana. Momen tersebut menjadi penanda dimulainya rangkaian MTQ ke-50 yang berlangsung tertib, meriah, dan sarat makna.
Puluhan ribu peserta utusan dari 11 kecamatan se-Kabupaten Bengkalis, tampak tumpah ruah memadati rute pawai. Barisan panjang itu merepresentasikan wajah Bengkalis yang utuh, pelajar dan pemuda berjalan berdampingan dengan aparatur sipil negara (ASN), tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, camat, kepala desa, anggota BPD, perangkat desa, hingga berbagai unsur masyarakat lainnya.
Rombongan Pemdes Kembung Baru dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Kepala Desa Kembung Baru, Sugeng Raharjo, S.Pd.I, didampingi Sekretaris Desa Suhendra, S.Pd.I. Turut serta jajaran Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, serta Tim Penggerak PKK Desa Kembung Baru yang tampil serasi, disiplin, dan penuh antusiasme.
Sepanjang rute pawai, antusiasme peserta terpancar melalui beragam kreasi dan inovasi. Nuansa religius berpadu harmonis dengan kekayaan budaya lokal, menghadirkan atraksi yang tidak hanya memanjakan mata, tetapi juga memperdalam makna Pawai Ta’aruf sebagai medium dakwah dan pelestarian kearifan lokal.
Kehadiran rombongan Pemdes Kembung Baru semakin menghidupkan suasana pawai yang menjadi gerbang pembuka MTQ ke-50 Kabupaten Bengkalis. Lebih dari sekadar seremoni, kegiatan ini menjadi ruang perjumpaan yang mempererat silaturahmi dan memperkuat persaudaraan antar desa dan kecamatan di Negeri Junjungan.
Pj Kepala Desa Kembung Baru, Sugeng Raharjo, menegaskan bahwa partisipasi dalam Pawai Ta’aruf MTQ merupakan bagian dari komitmen pemerintah desa dalam mendukung pembinaan keagamaan serta menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah kehidupan masyarakat.
“MTQ bukan semata ajang perlombaan membaca Al-Qur’an. Ini adalah momentum strategis untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah dan membangun karakter masyarakat yang religius, terutama dalam membentuk generasi Qur’ani menuju Kabupaten Bengkalis yang bermarwah, maju, sejahtera, dan unggul di tingkat nasional,” ungkapnya kepada Taktiknews.com.
Melalui keterlibatan aktif dalam MTQ ke-50 ini, Pemdes Kembung Baru berharap kecintaan terhadap Al-Qur’an terus tumbuh, mengakar, dan menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda—agar tak hanya berprestasi, tetapi juga mampu memberi kontribusi positif bagi kehidupan bermasyarakat dan masa depan Bengkalis.**














