Banner Website
Daerah

Masuki Transisi Musim, Pemprov Riau Tingkatkan Siaga Karhutla

30
×

Masuki Transisi Musim, Pemprov Riau Tingkatkan Siaga Karhutla

Sebarkan artikel ini
Perluasan Desa Antikorupsi Riau Dinilai Kunci Cegah Korupsi dari Akar
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto. /TN/MC

Taktiknews.com, Pekanbaru – Pemerintah Provinsi Riau mulai memperketat kewaspadaan terhadap potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) seiring masuknya fase peralihan dari musim hujan ke musim kemarau.

Langkah antisipasi dini dilakukan guna mencegah kebakaran meluas di berbagai wilayah rawan.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, menegaskan bahwa upaya pencegahan Karhutla telah menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Koordinasi intensif telah dilakukan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Riau untuk memastikan kesiapsiagaan di lapangan.

“Potensi Karhutla sudah kita antisipasi sejak dini. Kami sudah berkoordinasi dengan Forkopimda Riau untuk melakukan langkah-langkah pencegahan secara bersama-sama,” ujar Hariyanto, Rabu (28/1).

Selain penguatan koordinasi antarinstansi, Pemprov Riau juga mengajak masyarakat berperan aktif menjaga lingkungan, khususnya dengan tidak membuka lahan menggunakan metode pembakaran.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Ini sangat berisiko dan bisa memicu kebakaran besar,” tegasnya.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Provinsi Riau mencatat, hingga saat ini terdapat enam daerah yang sempat mengalami Karhutla. Wilayah tersebut meliputi Kabupaten Bengkalis, Kepulauan Meranti, Kampar, Indragiri Hilir, Kuantan Singingi, serta Kota Pekanbaru.

Kepala BPBD Damkar Riau, M Edy Afrizal, menyampaikan bahwa seluruh titik kebakaran yang terdeteksi telah berhasil ditangani oleh tim gabungan di lapangan.

“Memang sempat terjadi kebakaran di beberapa lokasi, namun saat ini seluruhnya sudah berhasil dipadamkan. Sebagian masih dalam proses pendinginan untuk memastikan api tidak muncul kembali,” jelasnya.

BPBD Riau terus meningkatkan koordinasi lintas sektor guna mencegah kebakaran susulan, terutama di wilayah yang masih berada dalam tahap pendinginan.

“Pengawasan dan koordinasi tetap kami perkuat agar tidak terjadi kebakaran lanjutan,” pungkas Edy.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *