Banner Website
Nasional

Lantai Tangsi Belanda Ambruk, Kemenbud Turun ke Siak

72
×

Lantai Tangsi Belanda Ambruk, Kemenbud Turun ke Siak

Sebarkan artikel ini
Lantai Tangsi Belanda Ambruk, Kemenbud Turun ke Siak
Bupati Siak Dr. Afni Zulkifli. Senin (1/2/2026). /Taktiknews/Muslim

Takyiknews.com, Siak – Ambruknya lantai dua bangunan cagar budaya Tangsi Belanda di Kabupaten Siak memicu perhatian serius dari pemerintah pusat. Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) menurunkan tim khusus ke Siak pada Senin (2/2/2026) untuk meninjau langsung kondisi bangunan bersejarah tersebut.

Tak hanya Tangsi Belanda, kunjungan ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi penanganan menyeluruh terhadap sejumlah cagar budaya lain di Siak yang dinilai berada dalam kondisi mengkhawatirkan dan membutuhkan revitalisasi segera.

Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, menyampaikan atensi tersebut datang langsung dari Menteri Kebudayaan Fadli Zon melalui Balai Kebudayaan yang membawahi wilayah Kabupaten Siak.

“Hari ini tim dari Kementerian Kebudayaan turun langsung ke Siak untuk melihat kondisi Tangsi Belanda pasca-ambruk,” ujar Afni kepada Taktiknews.com.

Menurut Afni, Pemerintah Kabupaten Siak berharap tim Kemenbud tidak hanya fokus pada satu bangunan, tetapi juga meninjau tiga titik cagar budaya lain yang berada dalam satu kawasan sejarah dan memiliki tingkat kerusakan cukup serius.

Ia menegaskan, ketiga lokasi tersebut sudah seharusnya masuk dalam skala prioritas nasional agar dapat direvitalisasi melalui dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Kami berharap tim juga melihat langsung kondisi cagar budaya lain yang satu kesatuan dengan Tangsi Belanda. Ini penting agar penanganannya tidak parsial,” ujarnya.

Adapun tiga situs cagar budaya yang dimaksud antara lain Istana Siak Asserayah Al-Hasyimiah yang juga berstatus museum nasional dan dilaporkan memiliki persoalan pada struktur lantai dua. Selain itu, Balai Kerapatan yang kondisinya mengalami kerusakan cukup berat, serta Makam Kota Tinggi yang memerlukan perhatian khusus dari sisi pelestarian dan perawatan kawasan.

Afni menjelaskan, pada saat kunjungan tim Kemenbud ke Siak, dirinya bersama Wakil Bupati tengah menjalankan tugas negara menghadiri agenda bersama Presiden Prabowo Subianto di Sentul, Bogor. Oleh karena itu, Pemkab Siak menugaskan Sekretaris Daerah untuk menyambut dan mendampingi tim selama proses peninjauan lapangan.

“Ini adalah satu kawasan cagar budaya yang saling terhubung. Harapan kami, penanganannya juga dilakukan secara menyeluruh, bukan hanya satu bangunan,” tegas Afni.

Sebagaimana diketahui, lantai dua Tangsi Belanda yang terletak di Kecamatan Mempura ambruk pada Sabtu pagi (31/1/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Insiden tersebut terjadi saat bangunan dikunjungi rombongan siswa SD IT Baitul Ridho Lubuk Dalam dalam kegiatan studi wisata sejarah.

Akibat kejadian itu, sebanyak 16 siswa dilaporkan mengalami luka-luka. Bupati Siak yang turun langsung sejak awal kejadian memastikan seluruh korban kini dalam kondisi membaik. Sebagian besar telah dipulangkan, sementara satu orang siswa masih menjalani perawatan lanjutan di RSUD Arifin Achmad, Pekanbaru.

Peristiwa ini menjadi alarm keras bagi kondisi cagar budaya di Kabupaten Siak yang dinilai membutuhkan perhatian serius, baik dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat, guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.***

Banner Website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *