Banner Website
Nasional

Koperasi Desa Bantan Tengah Jadi Percontohan Nasional Gerai Obat

37
×

Koperasi Desa Bantan Tengah Jadi Percontohan Nasional Gerai Obat

Sebarkan artikel ini
Koperasi Desa Bantan Tengah Jadi Percontohan Nasional Gerai Obat
Peresmian Koperasi Desa Bantan Tengah Jadi Percontohan Nasional Gerai Obat. (TN/Mc)

Taktiknews.com, Bengkalis – Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Bantan Tengah, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, mencatatkan prestasi membanggakan dengan terpilih sebagai salah satu dari 10 koperasi desa/kelurahan percontohan nasional dalam program Piloting Operasional Gerai Obat dan Apotek Desa yang digagas Kementerian Koperasi Republik Indonesia.

Program tersebut diluncurkan secara nasional melalui kegiatan virtual pada Selasa (30/12/2025), dan diikuti langsung oleh KDMP Bantan Tengah. Dalam pelaksanaan tersebut, koperasi desa ini mendapat perhatian khusus dari Kementerian Koperasi RI sebagai model pengembangan layanan kesehatan berbasis koperasi di tingkat desa.

Sebagai tanda dimulainya operasional, kegiatan di KDMP Bantan Tengah diawali dengan prosesi pemotongan pita secara serentak. Selanjutnya, dilakukan peninjauan fasilitas Gerai Obat dan Apotek Desa oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Bengkalis untuk memastikan kesiapan sarana, prasarana, serta sistem pelayanan kepada masyarakat.

Pejabat Kepala Desa Bantan Tengah, Hadi Suryono, menyampaikan bahwa kehadiran Apotek Desa melalui koperasi diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam memperoleh obat-obatan yang aman, terjangkau, dan sesuai standar kesehatan.

“Program ini tidak hanya memperluas akses layanan kesehatan bagi warga desa, tetapi juga memperkuat peran koperasi sebagai lembaga ekonomi sekaligus sosial yang berpihak pada kebutuhan masyarakat,” ujar Hadi.

Dukungan penuh juga disampaikan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bengkalis, Basuki Rakhmad. Ia berharap program percontohan ini dapat dikelola secara profesional, berkelanjutan, dan menjadi inspirasi bagi koperasi desa lainnya.

“Kami berharap Gerai Obat dan Apotek Desa ini menjadi model usaha koperasi yang sehat, akuntabel, dan benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam pelayanan kesehatan dasar,” kata Basuki.

Menurutnya, melalui kemitraan strategis dengan BUMN dan pihak swasta, koperasi desa memiliki peluang besar untuk berkembang sekaligus berkontribusi langsung terhadap peningkatan kesejahteraan warga.

Program piloting ini diharapkan mampu memperluas peran koperasi desa dalam mendukung pelayanan publik di bidang kesehatan, sekaligus memperkuat perekonomian desa melalui usaha yang produktif dan berkelanjutan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bengkalis Aulia Army Effendi, perwakilan Kecamatan Bantan, pejabat fungsional pengawas koperasi, unsur Kodim 0303/Bengkalis, Kapolsek Bantan, serta sejumlah undangan lainnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *