Banner Website
Peristiwa

IKM Riau Diminta Perkuat Peran Ekonomi Daerah, Sekda Dorong Pemanfaatan Pembiayaan Syariah

6
×

IKM Riau Diminta Perkuat Peran Ekonomi Daerah, Sekda Dorong Pemanfaatan Pembiayaan Syariah

Sebarkan artikel ini
IKM Riau Diminta Perkuat Peran Ekonomi Daerah
Sekretaris Daerah (Sekda) Riau, Syahrial Abdi. (TN/mcr)

Taktiknews.com, Pekanbaru – IKM Riau diminta memperkuat kontribusinya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Pemerintah Provinsi Riau menilai peran masyarakat Minangkabau selama ini telah menjadi salah satu penggerak utama berbagai sektor usaha yang berkembang di daerah.

Ajakan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Riau, Syahrial Abdi, saat menghadiri kegiatan Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM) Riau di GOR Tribuana, Pekanbaru, Sabtu (20/06/2026).

Menurut Syahrial, pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan dan pelaku usaha. Ia menilai komunitas Minangkabau memiliki kontribusi nyata dalam memperkuat perekonomian Riau melalui berbagai sektor usaha.

“Kami mengajak seluruh keluarga besar Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM) Riau untuk mengambil peran yang lebih besar lagi disini. Apalagi, saat ini semakin banyak rumah makan, perdagangan, fesyen muslim, dan industri kreatif yang berkembang di Riau dari keluarga Minangkabau,” kata Sekda Riau Syahrial Abdi.

Dari pantauan Taktiknews.com, kehadiran pelaku usaha Minangkabau di Riau tidak hanya mendukung sektor perdagangan, tetapi juga ikut mengembangkan usaha kuliner, fesyen muslim, hingga industri kreatif yang berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.

Syahrial menjelaskan, aktivitas usaha yang dijalankan masyarakat Minangkabau turut membuka lapangan kerja dan memperkuat ekosistem ekonomi daerah. Karena itu, ia berharap kontribusi tersebut terus meningkat seiring perkembangan investasi dan dunia usaha di Provinsi Riau.

Kepada Taktiknews.com, Sabtu (20/06/2026), Syahrial juga menyoroti semangat kewirausahaan yang menjadi ciri khas para perantau Minang. Menurutnya, banyak pelaku usaha tetap menjalankan bisnis dengan mengedepankan prinsip-prinsip syariah yang selaras dengan karakter masyarakat Melayu Riau.

“Menariknya dari perantau masyarakat Minang yang berusaha di negeri Melayu adalah semangat berdagang dan berkontribusi melalui tata cara syariah. Alhamdulillah, Riau telah menyiapkan alternatif pembiayaan sesuai kaidah syariah bagi para pelaku usaha,” jelasnya.

Ia pun mendorong para pengusaha Minangkabau memanfaatkan fasilitas pembiayaan yang tersedia melalui Bank Riau Kepri Syariah. Kehadiran bank daerah berbasis syariah tersebut dinilai dapat menjadi mitra strategis dalam memperluas usaha dan meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal.

“Kami berharap ke depan Bank Riau Kepri Syariah dapat bersama-sama menjadi pilihan dan alternatif pembiayaan bagi para pengusaha, khususnya suku Minang yang berusaha di Provinsi Riau,” ungkapnya.

Selain itu, Syahrial mengingatkan pentingnya dukungan masyarakat terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Ia meminta para pelaku usaha menerima petugas sensus yang melakukan pendataan guna menghasilkan data ekonomi yang akurat sebagai dasar perencanaan pembangunan daerah.

“Selain itu, hari ini kita juga sudah memasuki fase pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Tolong diterima dengan baik jika petugas datang ke tempat-tempat usaha bapak dan ibu sekalian,” pungkasnya.***

Banner Website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *